Di sisi lain, kabar baik juga datang dari lapangan kerja. IMF memproyeksikan tingkat pengangguran akan lebih rendah pada 2026. Tapi jangan senang dulu. Lembaga keuangan global ini sekaligus mengeluarkan peringatan keras. Mereka khawatir dengan rasio utang pemerintah federal AS terhadap PDB yang terus membengkak, dan ini jadi ancaman serius.
"Tren kenaikan rasio utang publik terhadap PDB dan meningkatnya rasio utang jangka pendek terhadap PDB menunjukkan risiko stabilitas yang semakin besar bagi perekonomian AS dan global,"
Peringatan itu jelas disampaikan. Proyeksi mereka menunjukkan rasio utang itu bakal terus naik dari level sedikit di bawah 100 persen tahun lalu, hingga menyentuh hampir 110 persen pada 2031. Sebuah angka yang bikin was-was, tentu saja.
Jadi, gambaran besarnya begini: pertumbuhan ekonomi diprediksi tetap solid, bahkan menguat. Namun di balik itu, beban utang yang kian menumpuk ibarat awan gelap di cakrawala. (Wahyu Dwi Anggoro)
Artikel Terkait
156 Karyawan KEK Industropolis Batang Diberangkatkan ke China untuk Pelatihan Teknis
Waktu Buka Puasa di Bekasi Hari Ini Seragam, Jadwal Isya Berbeda
Menteri Perdagangan: Koperasi Desa Bukan Ancaman, Tapi Mitra Ritel Modern
Kemendag Targetkan Indonesia Jadi The Ultimate Hub for Global Sourcing Lewat TEI 2026