Pemerintah Siapkan Libur Panjang 13 Hari dan Opsi WFA untuk Mudik Lebaran 2026

- Jumat, 13 Februari 2026 | 08:30 WIB
Pemerintah Siapkan Libur Panjang 13 Hari dan Opsi WFA untuk Mudik Lebaran 2026

Menyambut Idulfitri tahun depan, pemerintah punya skema khusus. Libur panjang digabung dengan opsi Work From Anywhere (WFA). Buat ASN dan pekerja swasta, totalnya bisa sampai 13 hari! Tujuannya jelas: mengurai kemacetan mudik dan memberi ruang lebih longgar buat keluarga berkumpul.

Kebijakan ini nggak asal keluar. Dasarnya ada di Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026, didukung pula oleh SKB 3 Menteri. Nah, perusahaan swasta juga diimbau untuk ikut menerapkan pola kerja fleksibel ini.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, bahkan sudah menyampaikan permintaan khusus.

“Saya minta kepala daerah mendorong perusahaan di wilayahnya agar memberi kesempatan pekerja melakukan work from anywhere pada tanggal yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Intinya, dengan aturan ini, orang bisa mulai pulang kampung lebih awal. Nggak perlu nunggu cuti bersama resmi dimulai. Jadinya, beban di jalan diharapkan bisa lebih tersebar.

Lalu, bagaimana rincian jadwalnya? Ini yang perlu dicatat.

Sebelum puncak Lebaran, ada periode WFA di hari Senin dan Selasa, tanggal 16 dan 17 Maret 2026. Setelah itu, serangkaian cuti bersama dan hari raya menyusul. Mulai Rabu, 18 Maret yang merupakan cuti Nyepi, berlanjut ke Kamis (19 Maret) juga untuk Nyepi.

Barulah kemudian rangkaian cuti Idulfitri dimulai Jumat, 20 Maret sebagai cuti bersama. Hari Raya Idul Fitri sendiri jatuh pada Sabtu, 21 Maret, dan dilanjutkan dengan libur pada Minggu, 22 Maret. Cuti bersama kemudian diperpanjang lagi sampai Senin dan Selasa, 23-24 Maret 2026.

Usai hari raya, masih ada kesempatan WFA lagi selama tiga hari, yakni Rabu hingga Jumat, tanggal 25, 26, dan 27 Maret.

Kalau dihitung dari akhir pekan sebelumnya misalnya dari Minggu, 15 Maret masyarakat berpotensi menikmati waktu istirahat panjang hingga 13 hari. Bayangkan, waktu segitu cukup buat mudik dengan santai, menikmati suasana kampung halaman, dan balik lagi ke kota tanpa harus buru-buru atau keteteran.

Pemerintah jelas punya harapan besar. Selain soal pemerataan arus mudik, kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat selama momen spesial bersama keluarga. Semoga saja eksekusinya di lapangan berjalan mulus.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar