Nah, soal penyebabnya, lonjakan kasus termasuk di Indonesia didorong oleh beberapa faktor. Pengaruh iklim dan mobilitas penduduk yang tinggi disebut-sebut sebagai pemicu utama. Dr. Prima sendiri mengingatkan, upaya pencegahan harus berjalan terus, tidak bisa setengah hati. "Kita tahu kalau penyakit tidak menular itu urgent ya, perlu ditangani," paparnya.
Namun begitu, ada harapan di depan. Lebih lanjut, dr. Prima mengungkap target kerja sama ASEAN dalam menanggulangi wabah ini. Ambisinya besar: mencapai nol kasus dengue pada 2030 mendatang.
"Target zero death akibat dengue pada 2030 dapat dicapai bersama," tambahnya penuh keyakinan.
Target itu tentu bukan mimpi belaka, tapi perjalanan masih panjang. Kolaborasi adalah kuncinya.
Artikel Terkait
Jasa Marga Operasikan Japek II Selatan untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Kemenhub Antisipasi Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026, Imbau Masyarakat Hindari Keberangkatan Serempak
Israel Serang Fasilitas Nuklir dan Industri Iran, Korban Jiwa Berjatuhan
Arus Balik H+7, Jasa Marga Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek