Baduy Dalam Ditutup Tiga Bulan, Ritual Kawalu Mulai Pekan Depan

- Kamis, 08 Januari 2026 | 15:30 WIB
Baduy Dalam Ditutup Tiga Bulan, Ritual Kawalu Mulai Pekan Depan

Mulai Selasa depan, suasana hening akan menyelimuti kawasan Baduy Dalam. Untuk tiga bulan ke depan, akses bagi wisatawan benar-benar ditutup. Penutupan ini terkait dengan pelaksanaan ritual adat tahunan mereka yang sangat sakral: Kawalu.

Kabar ini datang langsung dari Oom, Kepala Desa Adat Kanekes. Menurutnya, Kawalu bukan sekadar acara biasa. Ini adalah prosesi sakral yang menjadi puncak syukur usai musim panen, dan dilaksanakan dengan ketat serta tertutup dari publik.

"Kawalu itu ritual adat yang sifatnya sakral dan tertutup. Ini bagian dari rangkaian upacara adat setelah musim panen," jelas Oom via telepon, Kamis lalu.

Intinya, selama tiga bulan itu, jangan berharap bisa menjelajahi Baduy Dalam. Larangannya mutlak untuk wisatawan dan masyarakat umum.

Tapi, ada sedikit pengecualian. Oom menyebut bahwa orang luar yang punya urusan khusus dan tentu saja sudah dapat undangan serta izin boleh masuk. Jumlahnya sangat terbatas, dan mereka wajib didampingi ketat.

"Kalaupun ada yang masuk (ke Baduy Dalam) itu harus urusan khusus. Dan wajib didampingi langsung," tegasnya.

Nah, buat yang sudah janji mau ke Baduy, jangan kecewa dulu. Meski Baduy Dalam terkunci, kawasan Baduy Luar tetap terbuka untuk kunjungan. Anda masih bisa menikmati wisata budaya atau melakukan studi lapangan di sana.

Jadi, intinya perjalanan Anda harus dialihkan. Beberapa wilayah di Baduy Luar masih bisa disambangi. Sementara itu, seluruh area di Baduy Dalam benar-benar menjadi zona terlarang hingga ritual Kawalu berakhir.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar