Laporan pajak tahunan untuk 2025 mulai mengalir masuk ke Direktorat Jenderal Pajak. Hingga awal Februari 2026, tepatnya tanggal 2 pukul enam pagi, sistem mereka telah menerima lebih dari 1,15 juta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Angka ini menunjukkan geliat awal tahun yang cukup menggembirakan bagi otoritas pajak.
Rosmauli, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, yang merilis data ini, menyebutkan angka pastinya: 1.150.414 SPT.
Dari mana saja laporan itu berasal? Ternyata, kontributor terbesarnya masih dari kalangan karyawan. Wajib Pajak Orang Pribadi karyawan mendominasi dengan 988.381 laporan. Sementara itu, WP OP Non-Karyawan menyumbang 117.655 SPT. Untuk badan usaha, yang melaporkan dalam mata uang rupiah ada 44.030, dan yang dalam dolar AS hanya 69 laporan.
Nah, ada juga kategori beda tahun buku. Untuk kelompok ini, yang melapor sejak Agustus tahun lalu, tercatat 265 WP Badan (rupiah) dan 14 WP Badan (USD) telah menyelesaikan kewajibannya.
Artikel Terkait
Prabowo Garap Reformasi OJK Usai Tiga Puncak Mundur
Secondhand Serenade Gelar Konser Simfoni Patah Hati di Indonesia
Konsumsi Listrik Tembus 317 TWh, Sektor Rumah Tangga Jadi Penyumbang Terbesar
PMI Manufaktur Indonesia Melonjak ke 52,6, Sinyal Ekspansi Kian Kuat Awal 2026