Hujan deras mengguyur Halmahera Timur pada Sabtu sore, 31 Januari lalu. Akibatnya, puluhan rumah warga di Desa Soagimalaha tak bisa menghindar dari genangan air. Banjir datang dengan cepat, merendam tak hanya tempat tinggal, tapi juga kios, rumah ibadah, bahkan kompleks pemakaman umum.
Laporan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru keluar Senin (2/2). Menurut pantauan Pusdalops mereka, situasi bencana ini terjadi dalam rentang 24 jam dari Sabtu pagi hingga Minggu pagi.
“Banjir melanda Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, Sabtu sekitar pukul 16.35 waktu setempat,” jelas Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
Ia merinci dampaknya: 35 unit rumah terendam, ditambah dua kios, satu fasilitas ibadah, dan satu area TPU ikut tergenang.
Namun begitu, banjir bukan satu-satunya masalah. Di hari yang sama, desa lain juga berjuang melawan amukan alam. Menurut laporan BPBD setempat, abrasi pantai menghantam Desa Puao di Kecamatan Wasile Tengah.
Artikel Terkait
Di Balik Pantai dan Kuil: 5 Fakta Mengejutkan yang Membentuk Wajah Thailand
Geliat Awal Tahun: 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT 2025
Proses Panjang Menanti Pengganti Pimpinan OJK
Golden Pecah Rekor, Lagu K-Pop Pertama yang Sabet Piala Grammy