JAKARTA – Perlahan tapi pasti, kondisi di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak bencana mulai membaik. Yang paling terasa adalah pemulihan akses transportasi. Beberapa jembatan, misalnya, sudah berdiri dan berfungsi kembali.
Ini tak lepas dari kerja sama pemerintah daerah dengan TNI. Mereka bahu-membahu mempercepat pembangunan jembatan bailey dan armco, dengan satu tujuan: mengembalikan mobilitas warga secepat mungkin. Khususnya di daerah-daerah yang infrastrukturnya rusak parah.
Di Kabupaten Aceh Tengah, jembatan PLTA Angkup sudah 100 persen selesai. Jembatan berwarna merah putih itu kini berdiri kokoh melintasi sungai. Kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa lewat lagi. Aktivitas warga sekitar pun pelan-pelan kembali normal.
Hal yang sama terlihat di Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah. Jembatan bailey di sana juga telah tuntas dibangun. Memang masih ada alat berat di pinggirannya, tapi pekerjaan utamanya sudah beres. Beberapa truk bahkan terlihat melintas dengan lancar pertanda bagus untuk mobilitas dan roda perekonomian warga.
Namun begitu, tidak semua lokasi sudah rampung. Di ruas jalan menuju Bandara Rembele, Bener Meriah, proses pembangunan jembatan bailey masih berlangsung. Rangkanya sudah terpasang kokoh. Saat ini, personel TNI sedang sibuk menyelesaikan pemasangan pelat baja untuk lantai jembatan. Alat berat masih terus dikerahkan agar prosesnya makin cepat.
Progres serupa bisa disimak di Matang Serdang, Aceh Tamiang. Di sana, alat berat digunakan untuk mengangkut material rangka baja. Sementara itu, para personel memasang dinding pembatas dan lantai jembatan secara bertahap.
Artikel Terkait
My Chemical Romance Buka Tiket Konser Tunggal di Jakarta, Catat Tanggalnya!
Genangan Air di Jakarta Akhirnya Surut, BPBD: Tetap Waspada
Omar Tuding Trump Sebagai Dalang di Balik Serangan Cairan Misterius
Komnas PA Dukung Inara Rusli, Sebut Pengambilan Anak oleh Virgoun sebagai Kekerasan Psikis