Perekonomian Taiwan baru saja mencatatkan sebuah pencapaian yang luar biasa. Di tahun 2025 ini, pertumbuhannya melesat hingga 8,6 persen. Angka itu bukan sekadar statistik biasa, melainkan laju tercepat yang berhasil mereka raih dalam satu setengah dekade terakhir.
Lalu, apa yang mendorongnya? Jawabannya, lagi-lagi, ada pada chip semikonduktor. Permintaan global yang melonjak terhadap komoditas andalan ekspor pulau itu menjadi mesin penggerak utamanya. Dunia sedang demam AI, dan ternyata, mayoritas chip canggih untuk keperluan kecerdasan buatan itu hanya bisa diproduksi di Taiwan.
Dua ekonom Bank of America, Xiaoqing Pi dan Helen Qiao, melihat tren ini masih akan berlanjut. Dalam catatan terbaru mereka, keduanya cukup optimis.
"Kami memperkirakan permintaan terkait AI akan terus menopang kinerja ekspor Taiwan hingga 2026. Ini tentu mendukung pertumbuhan ekonomi secara lebih luas, apalagi di tengah investasi global di bidang AI yang tampaknya tak akan mereda," tulis mereka.
Artikel Terkait
Lapak Sayur di Sepatan Jadi Kedok Peredaran Obat Keras Ilegal
My Chemical Romance Buka Tiket Konser Tunggal di Jakarta, Catat Tanggalnya!
Genangan Air di Jakarta Akhirnya Surut, BPBD: Tetap Waspada
Omar Tuding Trump Sebagai Dalang di Balik Serangan Cairan Misterius