Iran Balas Ancaman Trump: "Jari Sudah di Pelatuk"
Teheran - Ancaman terbaru Donald Trump lewat media sosial tak digubris Iran. Mantan presiden AS itu mendesak negara itu segera berunding soal nuklir atau bersiap diserang. Tapi respons dari Teheran justru penuh keyakinan dan peringatan keras.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dengan tegas menyatakan kesiapan angkatan bersenjatanya. "Angkatan bersenjata kami yang gagah berani telah siap, dengan jari-jari mereka di pelatuk," ujarnya dalam sebuah pernyataan yang beredar Kamis lalu.
Dia menambahkan, pasukannya akan membalas dengan cepat dan keras setiap agresi yang menargetkan darat, udara, maupun laut Iran.
Menurut Araghchi, Iran bukanlah pihak yang tak berpengalaman. Mereka punya "pelajaran berharga" dari serangan militer Israel selama dua belas hari di Juni 2025, ditambah serangan AS yang waktu itu menyasar tiga fasilitas nuklir utama. Pengalaman pahit itu justru dijadikan modal.
Artikel Terkait
Permintaan Maaf Insanul Tak Hentikan Laporan Mawa ke Polisi
Genangan 40 Cm Rendam Jalan Letjen Suprapto Usai Hujan Dini Hari
PLTS Off-Grid dan BESS: Solusi Andal untuk Industri dan Daerah Terpencil
Raksasa Eropa Terancam Tersingkir Lebih Awal di Liga Champions