Penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah masih jadi misteri. Polisi, dalam hal ini Polres Metro Jakarta Selatan, terus mendalaminya. Mereka sudah mengamankan sejumlah barang bukti dari unit apartemen tempat Lula ditemukan. Tapi, apa saja barang bukti itu? Rinciannya belum dibeberkan ke publik.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, semuanya masih menunggu hasil uji forensik. "Sabar ya nanti akan dirilis setelah hasil labfornya keluar," kata Budi, Selasa lalu. Intinya, polisi minta waktu.
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Iskandarsyah, mengaku pihaknya juga mengamankan rekaman CCTV dari apartemen tersebut. Soal bukti-bukti lain, dia memilih berhati-hati.
"Dari kepolisian ada beberapa barang bukti yang nanti kami akan siapkan press conference yang lebih lanjut. Karena barang bukti tersebut harus kita laksanakan uji labfor," tutur Iskandarsyah.
"Jadi saat sekarang kita belum bisa sampaikan. Ada beberapa barang bukti yang masih terkait dalam proses penyelidikan kami," tambahnya.
Iskandarsyah juga mengimbau masyarakat untuk tidak gegabah berspekulasi. Situasi ini masih sensitif, mengingat keluarga dan kerabat dekat sedang berduka.
"Jadi saya rasa kita tetap kembali kepada tempat kejadian perkara. Di situ kita bisa mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Saya harap rekan-rekan tidak memberikan misinformasi yang bisa menimbulkan asumsi dan perspektif negatif," ucapnya.
Lantas, apakah ada unsur pidana di balik ini? Iskandarsyah memastikan penyelidikan masih berjalan untuk menjawab pertanyaan itu. "Kita memastikan apakah ada peristiwa pidana. Itulah namanya penyelidikan. Kita maksimalkan dengan fakta-fakta yang ada, pakai scientific investigation," ungkapnya.
Kronologinya begini. Lula ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar apartemennya di Jakarta Selatan, Jumat malam tanggal 23 Januari. Kecurigaan muncul sejak pagi, ketika asisten rumah tangganya merasa ada yang aneh karena Lula tak kunjung merespons dari balik pintu.
Setelah melapor ke petugas keamanan, pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka paksa oleh teknisi apartemen sekitar pukul enam kurang sepuluh sore. Saat itulah keadaan yang tak diinginkan terungkap.
Dari pendalaman sementara, polisi menemukan riwayat penyakit serius pada diri Lula. Tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya, kata polisi. Tapi penyelidikan terus digenjot untuk menguak lebih dalam.
Jenazah Lula Lahfah sendiri telah dimakamkan sehari setelahnya, Sabtu 24 Januari, di TPU Rawa Terate. Perjalanan kasus ini masih panjang, dan publik hanya bisa menunggu titik terang dari hasil penyelidikan yang lebih komprehensif.
Artikel Terkait
Roy Suryo dan Dokter Tifa Kembali Desak Komisi III DPR Gelar RDPU soal Kasus Ijazah Jokowi
Anggaran Keselamatan KAI Dipertanyakan Usai Kecelakaan di Bekasi Timur, Pakar: Publik Berhak Tahu Alokasi Dana Proteksi
Okupansi Whoosh dan LRT Jabodebek Melonjak Usai Kecelakaan Maut KRL di Bekasi
Asisten Masinis Curiga Sinyal Eror Sesaat Sebelum KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi, 15 Tewas