Prabowo Serang Greedynomics di Davos, Ungkap Rebutan 4 Juta Hektar Lahan Ilegal

- Jumat, 23 Januari 2026 | 07:15 WIB
Prabowo Serang Greedynomics di Davos, Ungkap Rebutan 4 Juta Hektar Lahan Ilegal

Tindakannya ternyata tidak berhenti di situ. Baru-baru ini, dari London sekalipun, Prabowo memimpin rapat kabinet via Zoom yang menghasilkan keputusan tegas. Pemerintah mencabut izin operasi 28 perusahaan nakal. Perusahaan-perusahaan itu kedapatan melanggar aturan, terutama karena beroperasi di dalam kawasan hutan lindung di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Dua hari yang lalu, saya memimpin rapat kabinet melalui Zoom dari London, dan kami memutuskan untuk menyita atau mencabut izin 28 korporasi, yang memiliki izin atas 1,01 juta ha," paparnya detail.

Alasannya jelas: pelanggaran hukum. "Mereka membangun perkebunan di hutan lindung. Ini adalah perusakan nyata terhadap supremasi hukum," tegas Prabowo. Langkah ini sekaligus jadi sinyal keras bahwa pemerintah tak main-main dalam memberantas praktik greedynomics tadi.

Jadi, lewat forum bergengsi di Davos itu, Prabowo bukan cuma bercerita soal masalah. Tapi juga menyampaikan tindakan nyata yang sedang berjalan. Sebuah deklarasi bahwa Indonesia sedang berbenah, melawan keserakahan yang menggerogoti fondasi ekonomi dan lingkungannya.


Halaman:

Komentar