Di sisi lain, pasar Asia memberikan kejutan tersendiri. Jepang, misalnya, sukses besar dengan anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle. Sementara itu, China yang merupakan pasar film terbesar di luar AS, didominasi oleh satu film fenomenal: Ne Zha 2.
Menurut Deadline, Ne Zha 2 inilah yang jadi jawara box office global tahun lalu, dengan pendapatan menembus USD 2,2 miliar. Sungguh pencapaian yang luar biasa.
Menjelang akhir tahun, persaingan makin panas. Zootopia 2 dari Disney berhasil menggeser posisi Lilo & Stitch. Dan penutup tahun yang sempurna datang dari 20th Century lewat sekuel Avatar, Avatar: Fire and Ash, yang menyapu bersih bioskop-bioskop.
Jadi, secara keseluruhan, 2025 adalah tahun yang cerah bagi industri perfilman dunia. Dari Hollywood sampai Asia, semua memberi kontribusi pada angka triliunan rupiah tadi.
Artikel Terkait
Sunderland Tundukkan Tottenham 1-0 Berkat Gol Tunggal Mukiele
BI Perkuat Intervensi di Pasar Valas untuk Jaga Stabilitas Rupiah
Aset Bank Syariah Nasional Tembus Rp76 Triliun di Kuartal Pertama 2026
OJK Ubah Aturan SLIK, Hanya Catat Pinjaman di Atas Rp1 Juta untuk Akselerasi KPR Subsidi