"Untuk dapur umum, kami juga membantu dengan memberikan Bright Gas untuk memasak. Pasokan ini disalurkan ke 111 dapur umum dan 164 posko pengungsian. Total bantuan LPG mencapai 18.938 kg hingga tadi pagi, yang jika dikonversikan setara dengan lebih dari 1.500 tabung,” tambah Arya.
Kalau dirinci, bantuan dari Pertamina ternyata cukup beragam. Mereka turut menyediakan genset untuk menerangi posko pengungsian dan rumah sakit darurat. Ada juga bantuan medis langsung di lapangan. Yang tak kalah penting, mereka membangun sumur bor untuk menjawab kebutuhan mendesak akan air bersih.
“Kami juga melaksanakan bantuan penyediaan air bersih karena melihat adanya potensi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih saat terjadi bencana,” pungkas Arya.
Serangkaian aksi tanggap darurat ini menunjukkan komitmen mereka. Bukan sekadar bantuan satu kali, tetapi upaya menyeluruh untuk mendukung kehidupan masyarakat yang terdampak agar bisa segera bangkit kembali.
Artikel Terkait
Bobotoh Kepincut Kapten Persija, Rizky Ridho Jadi Rebutan Jelang Duel Klasik
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang