Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, baru-baru ini mengumumkan angka yang cukup menggembirakan. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercatat di pembukuan kementeriannya ternyata melampaui ekspektasi. Tercatat, realisasinya mencapai Rp138,37 triliun.
Angka itu tak main-main. Ia berhasil melampaui target awal yang ditetapkan dalam DIPA 2025, yakni Rp127,44 triliun. Artinya, capaian ini berada di level 108,56 persen dari yang direncanakan.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Bahlil tak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menekankan bahwa ini adalah hasil kerja tim yang solid.
Lantas, dari mana kontribusi terbesarnya? Ternyata, andil terbesar datang dari sektor Sumber Daya Alam Mineral dan Batu Bara. Subsektor ini mencapai 104,38 persen dari target. Panas bumi juga ikut menyumbang dengan realisasi 103,4 persen. Yang menarik, ada sektor 'lainnya' yang kinerjanya justru melonjak drastis hingga 311,05 persen.
Pencapaian ini patut diapresiasi, apalagi mengingat kondisi tahun lalu yang tak mudah. Harga batu bara dan beberapa komoditas lain sempat lesu dan kurang bergairah di pasar global. Namun begitu, tim di Kementerian ESDM berhasil mencari celah dan mengoptimalkan penerimaan.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, Kekayaan Rp13,7 Miliar Jadi Sorotan
Status Tanggap Darurat Diperpanjang di Empat Wilayah Aceh
Patrick Kluivert Bersiap Hadapi Belanda dari Sisi Lain di Piala Dunia?
Gubernur Pramono Tegaskan JPO Sarinah Dibangun, Akses Bawah Tetap Dibuka