Erasmus Nagi Noi
TVRINews, NTT
Persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur akhirnya mulai bergulir serius. Mesin KONI provinsi itu mulai dipanaskan, tepatnya dalam sebuah rapat strategis yang digelar di kantornya, Senin (23/2/2026) lalu. Rapat yang berlangsung hingga larut malam itu membahas dua hal krusial: kondisi venue dan target medali yang cukup ambisius.
Di sisi lain, tantangan di lapangan ternyata tidak kecil. Hasil evaluasi awal terhadap sarana dan prasarana olahraga di NTT, baik di Kota Kupang maupun kabupaten lain, menunjukkan gambaran yang kurang ideal.
“Hampir semua venue butuh renovasi besar-besaran,” ujar Ketua Umum KONI NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang memberikan arahan secara daring.
Ia menegaskan, pembenahan infrastruktur ini adalah prioritas mutlak. Tujuannya jelas: agar NTT bisa tampil sebagai tuan rumah yang profesional dan kompetitif ketika pesta olahraga empat tahunan itu digelar.
Artikel Terkait
18 Negara Kecam Kebijakan Baru Israel di Tepi Barat sebagai Upaya Aneksasi
Harga Daging Ayam di Pasar Prawirotaman Yogyakarta Naik Menjelang Ramadan
Sudinsos Jakbar Kejar Wanita Viral Penunggak Bayar Makan dan Transportasi
Pemprov DKI Alokasikan Rp 50 Miliar dari Dana KLB untuk Revitalisasi Anjungan Jakarta di TMII