Jakarta - Pemerintah ternyata menarik dana lebih banyak ketimbang yang dibutuhkan untuk menutup defisit tahun lalu. Data terbaru Kementerian Keuangan menunjukkan, realisasi pembiayaan APBN 2025 tembus Rp744 triliun. Angka ini melampaui target awal yang 'cuma' Rp616,2 triliun.
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono membeberkan rinciannya dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (8/1).
Nah, karena defisit riilnya sendiri sebenarnya Rp695,1 triliun, otomatis ada kelebihan dana. Kelebihan ini yang disebut Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SiLPA, besarnya Rp48,9 triliun. Menariknya, posisi ini lebih tinggi dibanding akhir 2024 yang Rp45,7 triliun.
Artikel Terkait
Warner Bros Pertimbangkan Tawaran Revisi Paramount untuk Gagalkan Akuisisi Netflix
Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Pengadaan 105 Ribu Kendaraan Operasional Koperasi
Dirut Agrinas Bantah Langgar Aturan TKDN di Tengah Rencana Impor Mobil India
Bank Woori Saudara Genjot Pertumbuhan Bisnis Lewat Strategi Kemitraan