Luciano Spalletti terlihat puas, tapi tidak sepenuhnya. Pelatih Juventus itu baru saja menyaksikan anak asuhnya membantai Sassuolo dengan skor telak 3-0 di Mapei Stadium, Rabu dini hari tadi. Kemenangan itu, meski impresif, rupanya belum memuaskan selera sang pelatih. Menurutnya, timnya baru mengeluarkan sekitar 80 persen dari kemampuan sebenarnya.
“Kami tampil bagus di dua laga terakhir, ya. Tapi jujur saja, masih banyak yang harus dibenahi,” ujar Spalletti dalam konferensi pers seusai laga.
“Masih ada momen-momen di mana performa kami cuma sekadar ‘cukup’. Itu yang bikin kesal. Kami kurang garang, kurang beringas dalam duel-duel. Main di kandang lawan, sikap seperti itu nggak boleh,” lanjutnya, merujuk pada beberapa kesempatan yang terbuang sia-sia.
Pertandingan pekan ke-19 Liga Italia 2025-2026 itu memang berjalan mulus bagi Si Nyonya Tua. Gol bunuh diri Tarik Muharemovic di menit 16 membuka keran, sebelum Fabio Miretti dan Jonathan David menambah penderitaan tuan rumah dalam selang waktu satu menit (menit 62 dan 63). Sassuolo, yang di belakangnya diperkuat bek Timnas Indonesia Jay Idzes, tampak kelimpungan menghadapi serangan-serangan cepat Juventus.
Statistik punya ceritanya sendiri. Jay Idzes, misalnya, tercatat hanya melakukan dua tekel sukses dan memenangkan satu duel udara sepanjang laga. Performanya yang kurang meyakinkan berbuah rating 5,5, sebelum akhirnya dia ditarik keluar di menit 90. Meski begitu, posisi pemain dengan rating terendah bukan miliknya, melainkan rekan setimnya, Tarik Muharemovic, yang dapat nilai 5,1 berkat gol bunuh diri yang diciptakannya.
Di sisi lain, kemenangan ini punya arti penting bagi peta persaingan. Juventus berhasil mengumpulkan 36 poin dan kokoh di posisi empat klasemen. Mereka kini seimbang dengan AS Roma di bawahnya, dan hanya terpaut tiga angka dari Inter Milan yang memimpin.
Namun begitu, situasi ini bisa berubah cepat. Inter masih punya dua laga tertunggak, yang artinya Nerazzurri punya peluang besar untuk melebarkan jarak. Persaingan untuk tiket Liga Champions musim depan jelas semakin panas.
Langkah berikutnya? Juventus harus menjaga momentum. Mereka akan bertandang ke markas Cremonese pada Selasa, 13 Januari 2026 mendatang. Tiga poin lagi mutlak diburu, jika mimpi merebut scudetto musim ini ingin tetap hidup.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Umumkan Kesepakatan Dagang Indonesia-AS di Washington
Indonesia Minta Tarif Nol Persen untuk Ekspor Unggulan Tetap Berlaku di Tengah Kebijakan AS
Menkumham Yusril Kecam Keras Penganiayaan Remaja oleh Oknum Brimob di Maluku
Menko Airlangga Tegaskan Perjanjian Dagang Indonesia-AS Tetap Berlaku