Walaupun terlihat tampak bergerak sendiri saat pagi, pulau tersebut faktanya tetap akan kembali ke tempat asalnya.
Konon, pergerakan pulau dipengaruhi oleh komposisinya yang terdiri dari tanah, akar, dan jenis tumbuhan tersebut.
Pergerakan yang terjadi merupakan fenomema alam biasa sebuah pulau di tegah sungai atau sandbar.
Pulau ini juga terbilang cukup kecil dan hanya dapat menampung 40-50 orang dan dikenal dengan nama Pulau Begansar.
Begansar dalam bahasa Kapuas Hulu, artinya bergerak.
Dikutip murianetwork.com dari kanal YouTube Rachma Yucha, letak Pulau Begansar berada di Danau Bagut, Dusun Kuala Buin, Desa Nanga Tuan, Kecamatan Bunut Hilir, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Dua Puisi, Satu Semangat: Perlawanan dalam Kata-kata Thukul dan Hanasasmit
Pesta Futsal Asia 2026: Jakarta Siap Gelar Perang Bintang di Kandang Sendiri
Sampah, Tawuran, dan Kesenjangan: Perindo dan Mahasiswa Bogor Cari Solusi di Kedai Kopi
Iran Siap Balas Serangan AS dengan Target Pangkalan Militer dan Jalur Pelayaran