Saksi Ungkap Arahan Nadiem di Balik Pilihan Chromebook

- Selasa, 06 Januari 2026 | 15:20 WIB
Saksi Ungkap Arahan Nadiem di Balik Pilihan Chromebook

Jaksa kemudian berusaha mempertegas garis pertanyaan. Intinya sederhana: apakah selain arahan dari pejabat lain, terdakwa Ibrahim Arif yang merupakan bagian dari tim teknologi ‘Wartek’ bentukan Nadiem juga punya peran mengarahkan pilihan ke ChromeOS? Sutanto menjawab tegas. “Ya, saya kira begitu memang, Pak.”

Ia kembali menegaskan, Ibrahim adalah ahli yang dibawa oleh sang mantan menteri.

Kasus korupsi pengadaan Chromebook ini memang rumit. Sidang hari itu juga mengadili dua terdakwa lain: Mulyatsyah dan Sri Wahyuningsih, yang masing-masing pernah menjabat sebagai Direktur SMP dan Direktur Sekolah Dasar di Kemendikbudristek. Semua berpusat pada periode 2020-2021.

Di sisi lain, tim kuasa hukum Nadiem Makarim bersikukuh membela kliennya. Mereka menegaskan, Nadiem sama sekali tidak mencari keuntungan pribadi dari proyek laptop ini. Malah, salah seorang pengacara menyebut kekayaan Nadiem justru anjlok selama ia menjabat sebagai menteri. Sebuah klaim yang tentu ingin memisahkan sang mantan bos dari skandal yang menjerat bawahannya.

Semua bermula dari sebuah rapat virtual. Rapat Zoom itu membahas kajian teknis perihal spesifikasi perangkat. Dan dalam forum itulah, seperti disinggung jaksa, kecenderungan Ibrahim Arif terhadap Chromebook mulai terlihat.


Halaman:

Komentar