“Tahun 2025, kita tidak impor beras sama sekali. Tahun 2025. Target empat tahun, kita bisa capai dalam waktu satu tahun,” tegasnya.
Namun begitu, dampaknya ternyata tak cuma dirasakan di dalam negeri. Menurut Prabowo, langkah Indonesia ini punya efek domino yang positif bagi pasar global. Dengan berhenti mengimpor, tekanan permintaan internasional berkurang. Alhasil, harga beras dunia pun anjlok.
“Kita bantu tidak hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Kenapa? Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun. Turun ratusan dolar seluruhnya. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita,” jelas Prabowo.
Pencapaian ini, di satu sisi, memperkuat fondasi pangan nasional. Di sisi lain, ia juga menempatkan Indonesia sebagai pemain yang mempengaruhi stabilitas pangan global. Sebuah prestasi yang patut dicatat.
Artikel Terkait
Satgas Beri Peringatan Terakhir ke 20 Perusahaan Sawit dan Tambang Penunggak Denda
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026
Rizki Juniansyah Naik Jadi Kapten, 52 Medali SEA Games TNI Dibayar Kenaikan Pangkat
Pohon-Pohon Bercerita: Video Mapping Meriahkan Malam di Sesar Lembang