Ada poin penting lain yang ditekankan Bern. Pemerintah Swiss menyatakan, jika di kemudian hari proses hukum membuktikan dana-dana itu memang didapat secara ilegal, mereka akan berupaya memastikan aset tersebut dikembalikan untuk kepentingan rakyat Venezuela. Janji yang tentu saja menarik untuk ditunggu realisasinya.
Keputusan pembekuan ini muncul di tengah situasi panas. Baru pada 3 Januari lalu, Maduro ditangkap oleh pasukan AS di Caracas. Dia dituduh terlibat perdagangan narkoba, diduga bekerja sama dengan para pengedar dan kelompok kriminal yang beroperasi di Venezuela dan Kolombia. Penangkapan itu sendiri sudah menjadi berita besar yang mengguncang.
Di sisi lain, langkah Swiss ini kembali menyoroti reputasi industri perbankan privat mereka. Sudah bukan rahasia lagi, sektor ini sering disebut dalam berbagai laporan pengawasan sebagai tempat favorit untuk menyimpan kekayaan para pejabat publik dan klien berisiko tinggi. Daya tariknya jelas: stabilitas politik Swiss yang legendaris, ditambah sektor pengelolaan kekayaan yang sangat besar. Belum lagi tradisi kerahasiaan perbankan dan korporasi yang kuat faktor-faktor yang kerap mempersulit penelusuran asal-usul dan kepemilikan aset.
Jadi, meski nilai aset Maduro yang dibekukan masih menjadi tanda tanya, langkah Bern ini jelas mengirimkan sinyal politik yang kuat. Sinyal bahwa bahkan di pusat keuangan yang terkenal tertutup sekalipun, tekanan internasional mulai sulit diabaikan.
Artikel Terkait
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026
Rizki Juniansyah Naik Jadi Kapten, 52 Medali SEA Games TNI Dibayar Kenaikan Pangkat
Pohon-Pohon Bercerita: Video Mapping Meriahkan Malam di Sesar Lembang
MNC Life dan BPD DIY Kolaborasi, Asuransi Jiwa Kredit untuk Pinjaman Personal