Manufaktur Pacu Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7% di Akhir 2025

- Jumat, 02 Januari 2026 | 13:45 WIB
Manufaktur Pacu Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7% di Akhir 2025

Perekonomian Singapura ternyata menutup tahun 2025 dengan catatan yang cukup solid. Data awal dari Kementerian Perdagangan dan Industri setempat menunjukkan, Produk Domestik Bruto (PDB) negara kota itu melesat 5,7 persen pada kuartal IV-2025 jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Angka ini melampaui capaian kuartal III yang 'hanya' 4,3 persen.

Namun begitu, jika dilihat dari pertumbuhan kuartal ke kuartal, ada sedikit perlambatan. Ekonomi tumbuh 1,9 persen di kuartal akhir 2025, lebih rendah dari pertumbuhan 2,4 persen di kuartal sebelumnya.

Secara keseluruhan, performa Singapura sepanjang 2025 patut diacungi jempol. Pertumbuhan ekonomi mereka mencapai 4,8 persen, mengalahkan realisasi tahun 2024 yang sebesar 4,4 persen. Sebuah pencapaian yang, menurut pemimpin negeri itu, bahkan lebih baik dari perkiraan banyak pihak.

Dalam pesan Tahun Barunya, Perdana Menteri Lawrence Wong mengakui hal tersebut.

"Pertumbuhan kita lebih kuat dari yang diperkirakan," ujarnya.

Meski bersyukur, Wong tidak lupa menyelipkan catatan kehati-hatian. Dia memperingatkan bahwa mempertahankan laju pertumbuhan seperti ini ke depannya bukanlah hal yang mudah. Tantangan pasti ada.

Lalu, apa penyebab utama gairah ekonomi di akhir tahun? Jawabannya ada di sektor manufaktur. Sektor ini benar-benar menjadi lokomotif, dengan pertumbuhan luar biasa sebesar 15 persen secara tahunan di kuartal keempat. Padahal, di kuartal ketiga, angkanya masih di 4,9 persen.

Kenaikan tajam ini, menurut laporan, terutama didorong oleh kinerja dua klaster andalan: manufaktur biomedis dan elektronik. Produksi di kedua bidang tersebut meningkat signifikan, memberikan suntikan tenaga bagi perekonomian secara keseluruhan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar