Gempa kembali mengguncang Sumatera Barat. Kali ini, getaran berkekuatan 4,7 magnitudo terjadi di Agam, tepatnya pada Minggu pagi pukul 09.11 WIB. Kejadiannya cukup membuat warga setempat kaget.
Menurut analisis BMKG, pusat gempa ternyata tak jauh, hanya sekitar 19 km arah Barat Daya dari Bonjol di Pasaman. Yang menarik, gempa ini sangat dangkal, hanya berkedalaman 10 kilometer di bawah permukaan tanah.
Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, memberikan penjelasan.
"Kalau dilihat dari lokasi dan kedalamannya, gempa ini masuk kategori dangkal. Pemicunya adalah aktivitas dari Sesar Kajay-Talamau," ujarnya.
Dampak getarannya ternyata cukup luas. Peta guncangan BMKG memperkirakan, wilayah seperti Pasaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, dan Agam merasakan guncangan cukup kuat, skala III-IV MMI. Artinya, getarannya jelas terasa di dalam rumah, mirip seperti ada truk besar lewat. Jendela dan pintu pun sampai berderik.
Tak cuma di sana. Getaran juga menjalar ke Padang Panjang dan Payakumbuh, meski skalanya lebih ringan, sekitar II-III MMI. Di daerah ini, orang-orang merasakan goncangan dan melihat benda-benda gantung bergoyang sendiri.
Nah, pascagempa utama, BMKG mencatat sudah ada satu kali gempa susulan. Kekuatannya sama, 4,7 magnitudo juga. Beberapa laporan awal menyebutkan ada sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat goncangan ini.
Meski begitu, ada kabar baik. Menurut BMKG, gempa ini sama sekali tidak berpotensi memicu tsunami. Jadi, setidaknya satu kekhawatiran besar bisa sedikit diredakan.
Artikel Terkait
Kapten Marseille Leonardo Balerdi Cedera Betis, Tinggalkan Pemusatan Latihan Timnas Argentina
Rachel/Febi Gagal ke Final Usai Dikalahkan Unggulan Pertama China di Semifinal Indonesia Open 2026
Timnas Voli Putri Indonesia Kalahkan Iran 3-1 di Laga Perdana AVC Cup 2026
Jonatan Christie Akhirnya Tembus Final Indonesia Open 2026, Hadapi Kejutan Asal Kanada