“Kemarin saya berkunjung ke Bali, mudah-mudahan tempat-tempat yang menjadi lokasi perayaan sudah mempersiapkan pengamanan secara optimal dan kolaboratif,” tambah Agus.
Khusus di wilayah Jakarta, Polda Metro Jaya akan mengerahkan hampir 800 personel Polantas. Mereka akan mengatur rekayasa lalu lintas, seperti sistem buka-tutup jalan dan pengalihan arus di titik-titik rawan.
“Sebelum dan setelah perayaan, rekayasa lalu lintas tetap kita kelola dengan baik. Di Polda Metro Jaya hampir 800 personel Polantas dilibatkan, di antaranya untuk buka-tutup jalan dan pengalihan arus. Kota-kota lain juga kita monitor melalui Posko KM 29,” tegasnya.
Menjelang arus balik, imbauan keselamatan pun digaungkan. Agus mengingatkan, jalan yang terlihat lengang justru bisa berbahaya. Itu sering bikin pengendara lengah dan ngebut.
“Utamakan keselamatan, manajemen perjalanan, pastikan kendaraan dalam kondisi prima, pengemudi juga harus fit. Atur jarak tempuh dan waktu istirahat, jangan memaksakan diri,” pungkasnya.
Pesan itu sederhana tapi penting. Libur panjang memang menyenangkan, tapi pulang dengan selamat tentu jauh lebih utama.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Implementasi B50 Mulai Juli 2026, Proyeksi Hemat Subsidi Rp48 Triliun
Groundbreaking Pabrik Melamin Pertama Indonesia Senilai Rp10,2 Triliun Digelar Pekan Depan di Gresik
Menko Airlangga: Ekonomi Kuartal I-2026 Tumbuh 5,5%, Penerimaan Pajak Naik 14,3%
Pabrik Melamin Terbesar di Indonesia Dibangun di KEK Gresik dengan Investasi Rp10,2 Triliun