Rumah Peninggalan Orang Tua Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Sukabumi

- Rabu, 31 Desember 2025 | 00:30 WIB
Rumah Peninggalan Orang Tua Hanyut Diterjang Banjir Bandang di Sukabumi

Sebuah video yang beredar di media sosial benar-benar menyita perhatian. Tampak sebuah rumah semi permanen, terkikis dari pondasinya, lalu ambruk dan hanyut begitu saja diterjang arus deras. Kejadian memilukan ini terjadi di Kampung Cipeusing, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

Rumah itu adalah milik Kiki Nurpalah, seorang pemuda berusia 27 tahun. Saat banjir bandang menerjang pada hari Minggu (28/12) lalu, Kiki sedang tidak berada di dalamnya. Ia sedang berteduh di rumah pamannya yang letaknya tak jauh dari situ.

“Kronologi awalnya pas kejadian saya lagi nggak ada di rumah, lagi di rumah paman di sini,” ujar Kiki.

Ia menceritakan, saat itu hujan tiba-tiba turun dengan sangat deras. Air pun meluap dengan cepat. Kiki sempat punya niatan untuk berlari ke rumahnya, berusaha menyelamatkan barang-barang berharga. Tapi niat itu pupus begitu ia melihat kondisi di lapangan.

Arusnya sudah terlalu ganas dan membahayakan. Tidak mungkin untuk didekati.

Meski tak ada korban jiwa, kerugian yang dialami Kiki sungguh total. Seluruh harta bendanya lenyap ditelan banjir bandang. Semua serba hilang: dokumen penting seperti KTP, pakaian, hingga ayam-ayam peliharaannya ikut terseret arus yang keruh.

“Kalau untuk barang-barang, ayam semua hanyut. KTP, baju, semua hilang,” katanya dengan pilu.

Kini, yang tersisa hanya harapan. Rumah yang hanyut itu bukan sekadar bangunan biasa, melainkan peninggalan kedua orang tuanya. Kiki berharap ia bisa membangunnya kembali, meski ia tahu jalan yang ditempuh masih sangat panjang.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar