Untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang, Polda Metro Jaya tak main-main. Mereka mengerahkan tim penjinak bom (Jibom) dan unit Gegana. Bahkan, anjing pelacak K9 pun turun langsung melakukan pemeriksaan.
Fokusnya jelas: memastikan keamanan di 1.160 gereja yang akan menggelar ibadah Natal. Namun begitu, pengamanan tidak berhenti di rumah ibadah saja. Titik-titik keramaian lain seperti stasiun kereta api dan terminal bus juga mendapat perhatian serupa. Semua ini bagian dari rangkaian Operasi Lilin Jaya 2025 yang berjalan berkelanjutan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, memberikan penjelasan kepada awak media di Jakarta, Kamis lalu.
"Tim Jibom dan K9 juga melakukan sterilisasi di beberapa gereja, beberapa tempat-tempat transportasi publik seperti stasiun kereta api dan terminal bus. Ada 1.160 gereja yang melaksanakan ibadah Natal," ujar Budi.
Ia menambahkan, proses sterilisasi ini sekaligus menjadi momen untuk mengecek kesiapan tempat ibadah. Kapasitas jemaat harus sesuai, apalagi dengan cuaca yang tak menentu belakangan ini.
"Kita melihat juga cuaca sangat berubah, pancaroba, dalam kondisi hujan. Ini juga dari pihak-pihak penyelenggara, panitia pelaksanaan ibadah Natal, juga harus mempersiapkan secara baik," jelasnya.
Di sisi lain, jumlah personel yang dikerahkan cukup besar. Totalnya mencapai 5.044 orang, gabungan dari berbagai elemen. Mereka disebar di titik-titik strategis yang dinilai rawan.
"Polda Metro Jaya menurunkan personel lebih kurang 5.044 personel, terdiri dari 4.217 anggota Polri, 394 dari TNI, dan 433 dari pemerintah daerah," kata Budi Hermanto merinci.
Jadi, mulai dari tempat ibadah yang sunyi hingga keramaian pusat transportasi, pengamanan dipersiapkan secara menyeluruh. Langkah ini diharapkan bisa menciptakan rasa aman sehingga perayaan bisa berjalan lancar.
Artikel Terkait
Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Tanggul Laut Raksasa untuk Atasi Rob dan Penurunan Tanah di Pantura
Jasa Marga Luncurkan Travoy, Aplikasi Asisten Pribadi Pengguna Tol dengan Data Real-Time
Direktur Dana Syariah Indonesia Janji Kembalikan 100 Persen Dana Lender di Hadapan Penyidik
Menkumham Soroti Royalti YouTube RI Cuma 0,7 Dolar, Jauh di Bawah Singapura