Ada kabar bagus nih dari dunia sepak bola wanita Indonesia. Atin Rizky, kiper andalan asal Jakarta, bakal merasakan atmosfer kompetisi baru. Ia baru saja dikontrak klub Maladewa, New Radiant Sports Club. Buat Atin, ini adalah pengalaman pertamanya main di luar negeri.
Klub tersebut secara resmi mengumumkan kedatangannya lewat unggahan di Facebook pada Senin (1/12). Mereka menyambut sang kiper dengan hangat.
"Selamat datang, Prihatini! Gawang kami akan aman dengan pengalamannya di Indonesia untuk berkompetisi di FAM Women's League 2025," tulis New Radiant SC.
Sebelumnya, karier Atin lebih banyak dihabiskan di dalam negeri. Ia pernah membela beberapa klub, sebut saja Roket FC dan Raga Negeri Women, serta tentu saja Pelatda PON DKI Jakarta. Namun begitu, rupanya tawaran dari luar sudah beberapa kali mampir ke meja Atin.
Menurut pengakuannya, ia sempat diincar sejumlah tim dari negara tetangga. Malaysia, Timor Leste, sampai Filipina pernah memberi penawaran. Sayangnya, waktu itu jadwalnya bentrok dengan komitmen lain di Indonesia.
"Pertama pasti saya senang dan bangga karena ini pertama kali saya "abroad" ke luar negeri," ujar Atin kepada media.
Ia melanjutkan, "Sebelumnya saya sempat ditawarkan beberapa bermain liga di luar juga, tetapi pada saat itu dikarenakan bentrok dengan kegiatan saya akhirnya saya tidak mengambil bermain di sana."
Lalu, kenapa akhirnya memilih Maladewa? Alasannya sederhana sekaligus penuh tantangan. Atin penasaran. Ia belum pernah sama sekali menginjakkan kaki di negara itu dan ingin mencoba langsung bagaimana serunya liga wanita di sana.
"Pada akhirnya saya mendapatkan tawaran bermain di sini dengan saya melihat secara keseluruhan baik dan tidak mengganggu kegiatan saya di Indonesia, akhirnya saya memutuskan untuk mengambil tawaran New Radiant di Maladewa," sambungnya.
New Radiant SC akan turun di FAM Women's League musim ini. Kompetisi yang diikuti enam tim ini rencananya baru akan bergulir pada 1 Desember 2025. Jadi, masih ada waktu bagi Atin untuk beradaptasi.
Harapannya jelas. Di karier luar negeri perdananya ini, ia ingin tampil maksimal. Bahkan, ambisinya lebih dari sekadar tampil bagus.
"Harapan saya pastinya bisa dan harus memberikan permainan terbaik saya selama di sini," tekad kiper Timnas Wanita Indonesia itu.
Ia menambahkan, "Saya bisa memberikan "performance", energi yang baik untuk tim ini. Dan saya harap saya bisa membawa tim ini juara dalam event FAM Women’s League 2025 di Maladewa."
Semoga saja langkah Atin ini membuka jalan bagi pemain wanita Indonesia lainnya. Siapa tahu, ini awal dari gelombang eksodus yang positif.
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Anung Turun Langsung Basmi Ikan Sapu-sapu yang Ancam Ekosistem
LPEI Suntik Rp100 Miliar Dongkrak Ekspor Industri Tekstil di Nganjuk
Gencatan Senjata 10 Hari Israel-Hizbullah Diumumkan Trump, Netanyahu Tolak Tarik Pasukan
LRT Jabodebek Desak Pemkot Bekasi Sediakan Angkutan Feeder ke Stasiun