Tak cuma itu, penyidik juga mendalami sumber pendapatan Ridwan Kamil. Mereka menelusuri penghasilannya selama menjabat gubernur, plus pendapatan dari luar jabatan itu. Hal lain yang diteliti adalah soal pengelolaan uang di corsec salah satu sumber dananya diduga berasal dari anggaran proyek iklan BJB yang sedang diusut tadi. Dana corsec ini dikelola secara non-budgeter.
Di sisi lain, Ridwan Kamil sendiri mengaku tak paham detail persoalan yang sedang diselidiki KPK. Alasannya, ia tak pernah menerima laporan langsung dari jajaran direksi maupun komisaris BJB.
"Dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi dari BUMD ini itu adalah dilakukan oleh teknis mereka sendiri," jelas RK.
Ia menambahkan, "gubernur hanya mengetahui aksi korporasi BUMD ini kalau dilaporkan, satu oleh direksi, dua oleh komisaris selaku pengawas, tiga oleh kepala biro BUMD atau kaya menteri BUMN-nya kan."
Nah, dengan temuan aset-aset yang belum tercatat itu, penyelidikan KPK tampaknya masih akan berlanjut. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%
TAUD Kecam Konferensi Pers TNI, Penjelasan Kasus Andrie Yunus Dinilai Tak Sentuh Substansi
Komnas HAM Belum Ambil Sikap, Proses Penyidikan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Berlanjut
Negara-negara Asia Antre Minyak Rusia di Tengah Ketegangan Timur Tengah