Di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Rabu lalu, Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan uang hasil denda. Nilainya fantastis: Rp6,6 triliun. Dana segitu, kata Prabowo, punya dampak yang sangat nyata bagi masyarakat.
"Sebagai contoh, yang Rp6 triliun aja di sini," ujarnya, "ini kalau kita mau renovasi sekolah, 6.000 sekolah bisa kita perbaiki."
Ia lalu memberikan gambaran lain yang tak kalah konkret.
"Kalau kita mau bikin rumah, untuk hunian tetap para pengungsi, 100.000 rumah. Rp6 triliun 100.000 rumah, hunian tetap," tegas Prabowo.
Rencana itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, dana tersebut bisa menjadi solusi darurat bagi korban bencana di Sumatera. Khususnya di tiga provinsi yang cukup parah terdampak: Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kebutuhan hunian di sana disebutnya mendekati 200.000 unit. Nah, dengan dana Rp6 triliun tadi, setengah dari kebutuhan itu sudah bisa terpenuhi.
"Dengan ini saja 100.000 sudah terbayar," katanya.
Artikel Terkait
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Menteri ESDM Imbau Masyarakat Tenang, Stok BBM Nasional Masih Aman
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%
TAUD Kecam Konferensi Pers TNI, Penjelasan Kasus Andrie Yunus Dinilai Tak Sentuh Substansi