Di sisi lain, pemerintah punya harapan besar. Laode Sulaeman menegaskan bahwa pemenang harus segera merealisasikan program kerjanya. Tak cuma itu, komitmen yang sudah disepakati juga wajib dilaksanakan dengan baik.
"Pemerintah berharap pemenang dapat berkontribusi terhadap keamanan energi Indonesia di masa depan," kata Laode.
Ia menambahkan, "Kami juga menghimbau agar pemenang untuk dapat melaksanakan komitmen pasti yang telah ditentukan dengan baik, dan segera menyelesaikan kontrak kerja sama."
Jadi, semua mata kini tertuju pada PT Proteknik Utama. Bisakah mereka mengubah potensi di atas kertas menjadi realitas yang mendongkrak pasokan energi nasional? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Menteri AS: Harga Minyak USD100 Belum Tekan Permintaan, Pasokan ke Asia Jadi Prioritas
Penyidikan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS oleh Empat Prajurit TNI Masih Berjalan
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Arus Balik Mulai 24 Maret
Dua Pilot Tewas, Puluhan Luka dalam Kecelakaan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di Bandara LaGuardia