Geliat mobil listrik di Indonesia memang semakin terasa, dan trennya naik terus. Nah, momen mudik Nataru kali ini bisa jadi ujian nyata. Banyak yang memprediksi, makin banyak armada listrik yang akan memadati jalanan menuju kampung halaman.
Secara teori, sih, mobil listrik yang dijual di sini punya daya jelajah yang cukup meyakinkan. Angkanya bervariasi, mulai dari 300 kilometer sampai lebih dari 500 kilometer untuk sekali isi penuh. Jarak yang cukup buat perjalanan jauh.
Tapi jangan langsung percaya begitu saja. Angka di atas kertas itu bisa melorot, tergantung banget sama cara kita nyetir. Ngebut, pakai AC kenceng, atau bawa muatan berat, pasti bikin baterai cepat habis. Makanya, perencanaan matang itu kunci. Salah satu yang paling penting: tahu di mana harus ngecas.
Untungnya, buat kalian yang mudik ke arah timur Jawa, pengelola tol sudah menyiapkan sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai rest area. Menurut informasi dari Jasa Marga, fasilitas ini tersedia di rute menuju dan dari Jakarta. Perlu diingat, kecepatan pengisiannya beda-beda, lho, tergantung tipe dan daya yang tersedia.
Nih, Daftar SPKLU di Sepanjang Tol Trans Jawa
Berikut titik-titiknya, biar perjalanan mudik kamu lebih tenang.
Untuk Wilayah Jabodetabek
Tol Jagorawi
- Rest Area KM 10A, tersedia DC 60 kWh.
- Di KM 21B, ada charger DC 50 kWh.
- Lalu di KM 45A, lagi-lagi DC 60 kWh.
Tol Jakarta-Tangerang
- Coba mampir di Rest Area KM 13A, ada DC 60 kWh.
- Atau KM 14B, yang menyediakan AC dan DC 82,5 kWh.
Nah, yang ini paling banyak: Tol Jakarta-Cikampek. SPKLU-nya bertebaran.
- KM 6B: AC 22 kWh, DC 25 kWh, plus DC 200 kWh.
- KM 19A & 19B: sama-sama punya DC 50 kWh dan DC 24 kWh.
- KM 39A dan 42B: keduanya menyediakan DC 50 kWh.
- KM 52B: DC 50 kWh.
- Terakhir, KM 57A dan 62B: fasilitasnya lengkap, ada AC 22 kWh, DC 50 kWh, dan DC 200 kWh.
Lanjut ke Ruas Cipularang & Padaleunyi
Tol Cipularang
- KM 72A dan 72B: sama, DC 50 kWh dan DC 24 kWh.
- KM 88A dan 88B: pilihannya lebih beragam, ada AC 22 kWh, DC 200 kWh, DC 50 kWh, DC 24 kWh, plus di 88A ada tambahan DC 100 kWh.
- KM 97B: DC 60 kWh.
- KM 125B: DC 120 kWh yang pasti lebih cepat.
Tol Padaleunyi
- KM 147A: DC 50 kWh dan DC 200 kWh.
- KM 149B: DC 50 kWh dan DC 24 kWh.
Masuk Jawa Tengah: Ruas Palikanci & Batang-Semarang
Tol Palikanci
- KM 207A: pilihan cukup banyak, dari DC 50 kWh (dua unit), DC 100 kWh, AC 22 kWh, sampai DC 66 kWh.
- KM 208B: DC 50 kWh (dua unit) dan DC 24 kWh.
Tol Batang-Semarang
- KM 360B: DC 50 kWh.
- KM 379A: lengkap, ada AC 7,4 kWh, DC 200 kWh (dua unit), DC 100 kWh, AC 22 kWh, dan DC 66 kWh.
- KM 389B: AC 7,4 kWh, DC 50 kWh, DC 100 kWh, dan AC 22 kWh.
- KM 391A: DC 50 kWh.
Semarang dan Sekitarnya
Tol Semarang (Seksi A, B, C)
- Hanya satu di KM 424B: CDC 50 kWh.
Tol Semarang-Solo
- KM 429A & 439A: sama-sama DC 50 kWh.
- KM 444B: DC 50 kWh dan DC 200 kWh.
- KM 456B: hanya AC 7,4 kWh.
- KM 487A & 487B: keduanya DC 50 kWh.
Melintasi Solo-Ngawi-Kertosono
Tol Solo-Ngawi
- KM 519A & 519B: fasilitasnya mirror, DC 50 kWh (dua unit) dan DC 24 kWh.
- KM 538A & 538B: DC 50 kWh dan DC 22 kWh.
- KM 575A & 575B: lebih lengkap, ada DC 50 kWh, DC 22 kWh, DC 100 kWh, dan AC 22 kWh.
Tol Ngawi-Kertosono
- KM 597A: DC 50 kWh, DC 22 kWh, DC 100 kWh, dan AC 22 kWh.
- KM 597B: DC 50 kWh dan DC 22 kWh.
- KM 626A & 626B: sama, AC 22 kWh dan DC 200 kWh.
Terakhir, Menuju Kawasan Timur Jawa
Tol Surabaya-Mojokerto
- KM 725A: DC 50 kWh, DC 100 kWh, dan AC 22 kWh.
- KM 726B: DC 50 kWh.
Tol Surabaya-Gempol
- KM 753B & 754A: sama, DC 50 kWh.
Tol Pandaan-Malang
- KM 66A, 66B, dan 84A: semuanya menyediakan DC 50 kWh.
Tol Gempol-Pasuruan
- KM 792A & 792B: lagi-lagi, DC 50 kWh.
Dengan persiapan yang baik, termasuk memetakan titik-titik SPKLU ini, mudik pakai mobil listrik seharusnya bisa berjalan lancar. Yang penting, selalu cek kapasitas baterai dan rencanakan berhenti sebelum benar-benar habis. Selamat mudik dan hati-hati di jalan!
Artikel Terkait
Pemerintah Terbitkan PP Tanah Terlantar, Pemegang Izin Wajib Garap Lahan
Presiden Prabowo Hadiri Pengukuhan MUI dan Munajat Nasional di Istiqlal
Wamenkes Larang Rumah Sakit Tolak Pasien Cuci Darah Meski Status BPJS Nonaktif
Timnas Futsal Fokus Pemulihan Fisik Jelang Final Piala Asia Lawan Iran