Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru saja mengambil keputusan yang cukup mengejutkan bagi para penggemar motor sport. Mereka akan menghentikan produksi Vixion R, sang bintang andalan di lini sport mereka. Kabarnya, motor ini bakal benar-benar berhenti mengaspal pada tahun 2025 mendatang.
Namun begitu, jangan dulu beranggapan bahwa nama Vixion bakal hilang begitu saja dari pasar. Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT YIMM, menegaskan bahwa hanya varian R-nya yang dipensiunkan. Varian standarnya masih akan tetap dijual.
"Vixion masih ada yang standar, yang (Vixion) R sudah enggak ada. Sekarang kami masih sama XSR, R Series, kemudian WR Series, dan MT Series,"
Ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, akhir pekan lalu.
Sebelumnya, Vixion R dipatok dengan harga sekitar Rp 34 jutaan untuk wilayah Jakarta. Motor itu hadir dengan dua pilihan warna yang sporty: Matte Black dan Matte Red. Kini, yang tersisa di laman resmi Yamaha hanyalah Vixion 155 standar dengan harga Rp 30,25 juta.
Rifki sendiri tak merinci lebih jauh alasan di balik penghentian motor naked bike 150 cc ini. Tapi kalau kita lihat kondisi pasar, jawabannya mungkin terletak pada perubahan selera konsumen. Tren beli motor di dalam negeri lagi bergeser, dan data dari AISI sepanjang 2024 bisa jadi petunjuk.
Data penjualan wholesale itu menunjukkan fakta yang cukup jelas: segmen scotor mendominasi dengan pangsa luar biasa, lebih dari 90 persen. Sisa porsinya dibagi untuk underbone dan motor sport. Situasi ini tentu mempengaruhi keputusan pabrikan.
Mengenang Sang Flagship: Yamaha Vixion R
Lantas, apa sih yang bikin Vixion R spesial sampai layak disebut varian tertinggi? Jawabannya ada pada paket spesifikasi dan fitur yang jauh lebih garang dibanding saudara regulernya. Mulai dari mesin, transmisi, hingga kaki-kakinya.
Tenaganya bersumber dari mesin 155 cc SOHC 4-tak yang sama dengan yang dipakai R15. Yang bikin beda adalah kehadiran teknologi VVA atau Variable Valve Actuation. Fitur ini mengatur bukaan katup secara variatif, sehingga tenaga yang dihasilkan lebih responsif dan bertenaga di berbagai putaran.
Transmisinya manual 6-percepatan, didukung Assist & Slipper Clutch. Hasilnya? Perpindahan gigi terasa lebih halus dan cepat, bahkan tanpa harus menarik tuas kopling dalam-dalam. Tidak ketinggalan, swing arm belakangnya terbuat dari aluminium yang ringan dan kaku.
Untuk fitur lainnya, Vixion R sebenarnya berbagi banyak kesamaan dengan tipe biasa. Lampu LED di depan dan belakang sudah standar, begitu pula panel meter digital, rem cakram ganda, dan suspensi tunggal belakang. Fitur seperti pass beam juga tetap ada, melengkapi paket motor sport yang dulu sempat jadi idaman banyak rider ini.
Artikel Terkait
Jasa Marga Luncurkan Travoy, Aplikasi Asisten Pribadi Pengguna Tol dengan Data Real-Time
Direktur Dana Syariah Indonesia Janji Kembalikan 100 Persen Dana Lender di Hadapan Penyidik
Menkumham Soroti Royalti YouTube RI Cuma 0,7 Dolar, Jauh di Bawah Singapura
Menkumham Tegaskan Royalti Musik Hanya untuk Pelaku Usaha Komersial