Bank Indonesia baru saja merilis jadwal lengkap Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk sepanjang tahun 2026. Langkah ini, menurut mereka, adalah wujud komitmen transparansi dan akuntabilitas, terutama dalam merumuskan kebijakan-kebijakan penting. Jadwalnya diumumkan lewat keterangan tertulis pada Senin, 22 Desember 2025.
Nah, untuk Anda yang perlu tahu, berikut rundown lengkapnya. Rapat-rapat itu rencananya bakal digelar di Jakarta.
- Januari: Selasa-Rabu, 20-21 Januari 2026
- Februari: Rabu-Kamis, 18-19 Februari 2026
- Maret: Senin-Selasa, 16-17 Maret 2026
- April: Selasa-Rabu, 21-22 April 2026
- Mei: Selasa-Rabu, 19-20 Mei 2026
- Juni: Rabu-Kamis, 17-18 Juni 2026
- Juli: Selasa-Rabu, 21-22 Juli 2026
- Agustus: Selasa-Rabu, 18-19 Agustus 2026
- September: Selasa-Rabu, 22-23 September 2026
- Oktober: Selasa-Rabu, 20-21 Oktober 2026
- November: Selasa-Rabu, 17-18 November 2026
- Desember: Selasa-Rabu, 15-16 Desember 2026
Terlihat, kan? Mayoritas rapat memang dijadwalkan pada hari Selasa dan Rabu. Pola ini memberi gambaran ritme kerja dewan gubernur dalam setahun.
Lalu, bagaimana alur rapatnya? Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, menjelaskan bahwa RDG Bulanan ini adalah satu kesatuan yang berlangsung dua hari berturut-turut.
"RDG Bulanan hari pertama membahas hasil evaluasi terhadap kondisi dan prospek perekonomian, stabilitas sistem keuangan, sistem pembayaran, serta mengintegrasikan opsi bauran kebijakan," jelas Ramdan.
Sementara itu, di hari kedua, fokusnya bergeser. "Selanjutnya, RDG Bulanan hari kedua membahas rekomendasi dan penetapan kebijakan moneter, makroprudensial, serta sistem pembayaran dalam satu bauran kebijakan," tambahnya.
Dasar hukumnya jelas. Pelaksanaan RDG ini diatur dalam UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang sudah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU No. 4 Tahun 2023. Aturan mainnya menyebutkan, RDG harus diselenggarakan minimal sebulan sekali untuk menetapkan kebijakan umum di bidang moneter.
Intinya, forum inilah puncak pengambilan keputusan di BI. Tempat di mana evaluasi kebijakan lalu dibedah, dan arah kebijakan ke depan akhirnya ditetapkan. Jadwal yang sudah dirilis ini memberi kepastian, setidaknya untuk agenda paling krusial di bank sentral kita.
Artikel Terkait
Kepala KPP Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap Rp800 Juta
BYD Luncurkan Atto 3 Advanced Plus dengan Panoramic Sunroof di IIMS 2026
Pelatih Hector Souto Menangis Haru Persembahkan Kemenangan Bersejarah untuk Keluarga di Spanyol
Transjabodetabek Siapkan 20 Bus Rute Baru Blok M-Bandara Soetta