Ratusan relawan dari berbagai BUMN baru saja diberangkatkan dari Bandara Kualanamu, Medan. Mereka punya satu tujuan: membantu pemulihan warga Aceh yang terdampak bencana. Di antara kerumunan itu, ada sekelompok relawan dari BNI yang siap terjun langsung ke lokasi terdampak, terutama di Aceh Utara dan Aceh Tenggara.
Ini bukan aksi sendiri-sendiri. Mereka adalah bagian dari gerakan besar 'Satu Hati untuk Sumatera' yang dikoordinir Danantara Indonesia. Pelepasan relawan itu sendiri dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pengatur BUMN, Dony Oskaria, yang juga menjabat sebagai COO Danantara. Acara itu dihadiri pula oleh jajaran manajemen dari 11 BUMN yang terlibat, termasuk perwakilan dari BNI.
Lalu, apa yang akan mereka lakukan di lapangan? Tugasnya konkret. Para relawan lintas BUMN ini akan fokus pada distribusi logistik dan pembersihan. Mereka akan membersihkan rumah warga, lingkungan, serta fasilitas umum yang rusak. Intinya, semua upaya dikerahkan agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan, meski bertahap.
Dukungan BNI tak cuma soal tenaga. Untuk mendukung operasi di lapangan, bank plat merah ini juga mengerahkan tiga unit truk yang penuh muatan. Isinya beragam, mulai dari perlengkapan kebersihan, tangki air, pompa, hingga genset dan alat keselamatan untuk para relawan sendiri. Bantuan logistik ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan mendesak warga dan mempermudah kerja para relawan.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa keterlibatan ini adalah bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan.
"Melalui keterlibatan langsung relawan, BNI ingin memastikan bantuan tidak hanya sampai, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak. Kehadiran relawan diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan agar warga dapat kembali beraktivitas secara bertahap," ujar Okki.
Menariknya, relawan BNI yang diterjunkan ini berasal dari berbagai kantor cabang di Sumatera. Mereka adalah karyawan dari BNI Wilayah 01 dan 02, serta dari KC Medan, KC Universitas Sumatera Utara, dan KC Kawasan Industri Medan. Sebuah bentuk solidaritas dan gotong royong dari dalam perusahaan sendiri.
Menurut Okki, sinergi seperti ini menunjukkan komitmen BUMN dalam melindungi masyarakat, terutama di saat darurat.
"Sinergi BUMN ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan milik negara dalam melayani dan melindungi masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat akibat bencana," tegasnya.
Ke depan, BNI bersama Keluarga Besar BUMN akan terus memantau kondisi di Aceh. Dukungan akan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, sebagai bagian dari peran aktif mereka dalam pemulihan pascabencana. Semua aksi ini dijalankan dengan prinsip kerja yang cepat, tepat, dan yang paling penting berdampak langsung bagi warga.
Artikel Terkait
Truk Patah As Sebabkan Macet Parah di Gatot Subroto
Pemprov DKI Siap Larang Atap Seng untuk Rumah dan Rusun Baru
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Polisi Terkait Materi Stand-Up Comedy Mens Rea
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Konsultatif Bahas Arah Politik Luar Negeri