Wilayah Sumatera yang dilanda banjir dan tanah longsor belakangan ini, mendapat perhatian khusus dari Bank Indonesia. Pasokan uang tunai untuk masyarakat terdampak dipastikan tetap aman. Hal ini diungkapkan langsung oleh Deputi Gubernur BI, Ricky Perdana Gozali, dalam sebuah konferensi pers Rabu lalu.
Ricky menjelaskan, bank sentral tak tinggal diam. Mereka sudah mengirimkan tambahan pasokan Rupiah ke daerah bencana. Pengiriman dilakukan lewat berbagai moda transportasi yang masih bisa diakses, tentu saja dengan koordinasi ketat bersama aparat dan pemda setempat.
Jaringan kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia, yang berjumlah 46 titik, jadi ujung tombak operasi ini. Fokusnya sekarang ada di Sumatera bagian utara dan barat. Beberapa kantor seperti BI Sibolga, Lhokseumawe, Pematangsiantar, dan kantor perwakilan di Padang, disebutkan Ricky, bergerak aktif memastikan uang tunai tersedia.
Di sisi lain, bencana ini ternyata menyisakan dampak ekonomi yang perlu diwaspadai. Aida S. Budiman, Deputi Gubernur BI lainnya, memaparkan hasil asesmen sementara. Menurutnya, hilangnya aktivitas ekonomi selama sekitar sebulan di Aceh, Sumut, dan Sumbar, bakal sedikit mengoreksi pertumbuhan ekonomi tahunan.
Artikel Terkait
Kota Tua Jakarta Ramai Dikunjungi 18 Ribu Wisatawan Selama Dua Hari Libur Lebaran
Arus Balik Lebaran Mulai Terasa di Tol Cipali, Arah Jakarta Padat
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Tol Cipali, Volume Kendaraan ke Jakarta Melonjak 161,5%
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Tol Cipali, Volume Kendaraan ke Jakarta Naik 1,5 Kali Lipat