VinFast Resmi Operasikan Pabrik di Subang, Siap Pacu Produksi hingga 350 Ribu Unit

- Selasa, 16 Desember 2025 | 05:36 WIB
VinFast Resmi Operasikan Pabrik di Subang, Siap Pacu Produksi hingga 350 Ribu Unit

Subang, Jawa Barat, punya kabar baru. Industri otomotif nasional kembali kedatangan pemain yang memilih untuk berinvestasi langsung di dalam negeri. Senin lalu, tepatnya tanggal 15 Desember 2025, VinFast produsen mobil listrik asal Vietnam resmi mengoperasikan pabrik perakitannya di sini. Langkah ini menandai dimulainya era produksi lokal bagi merek yang cukup agresif itu.

Menurut Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, fasilitas ini bukanlah bangunan statis. "Pabrik ini akan terus tumbuh," katanya. Artinya, masih ada beberapa tahap pengembangan yang harus dilalui sebelum kapasitasnya benar-benar maksimal.

Dia menjelaskan, pembangunan fisiknya sendiri memakan waktu 17 bulan. Luas lahannya mencapai 171 hektare, tapi belum semuanya dipakai. "Pengembangan akan secara bertahap, terdiri dari beberapa fase," ungkap Kariyanto di lokasi pabrik.

Fase awal sudah berjalan. Saat ini, pabrik tersebut mampu memproduksi hingga 50 ribu unit kendaraan per tahun. Untuk menggerakkan lini produksi itu, sekitar 900 orang telah dipekerjakan. Nilai investasi yang ditanamkan di tahap pertama ini cukup fantastis: 300 juta dolar AS, atau kira-kira Rp 4,8 triliun.

Tapi angka-angka itu diproyeksikan bakal melonjak drastis. Rencananya, kapasitas produksi akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 350 ribu unit per tahun. Total investasinya pun bisa menyentuh 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 16 triliun). Kalau semua fase pengembangan sudah tuntas, lapangan kerja yang tercipta bisa mencapai 15 ribu orang.

"Kami akan menyesuaikan dengan kebutuhan," sambung Kariyanto. "Jika seluruh fase telah dikembangkan, produksi kendaraan roda empat bisa meningkat dari 50 ribu unit menjadi 350 ribu unit per tahun."

Di sisi lain, kehadiran VinFast di Indonesia bukan sekadar soal bisnis. Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia, melihat peluang yang lebih besar. Dia berharap perusahaan ini bisa memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Indonesia negara besar. Penduduknya banyak, ekonominya terus tumbuh dengan target yang ambisius, mencapai 8 persen. Kami ingin ambil bagian di dalamnya," ujar Chau dalam kesempatan yang sama.

Soal produk, VinFast tampaknya serius ingin membanjiri pasar. Semua model yang sudah dipasarkan di Indonesia akan segera dirakit lokal. Mulai dari VF3, VF5, VF6, dan VF7, sampai ke MPV 7-seater terbaru mereka, VinFast Limo Green. Mereka tak main-main.

"

Laporan: Laras Kiranasari

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar