Larry Ellison, sang pendiri Oracle, baru saja mengalami pukulan finansial yang luar biasa. Harta bersihnya menyusut drastis, hingga USD 25 miliar atau setara dengan Rp 415 triliun, hanya dalam tempo satu hari. Semua ini berawal dari anjloknya saham perusahaan teknologi raksasa itu di pasar.
Menurut sejumlah laporan, saham Oracle sempat terperosok lebih dari 11 persen. Pemicunya? Hasil pendapatan kuartalan mereka ternyata jauh lebih lemah dari yang diperkirakan oleh para analis Wall Street. Guncangan di bursa itu langsung tercermin pada kekayaan Ellison, yang kini tercatat sekitar USD 258 miliar. Bisa dibilang, ini salah satu kerugian harian terbesar yang dialami seorang miliarder sepanjang tahun 2025.
Namun begitu, Ellison bukanlah satu-satunya orang super kaya yang merasakan hal serupa tahun ini. Lihat saja Elon Musk, yang pernah kehilangan USD 35 miliar hanya dalam tiga hari. Atau Mark Zuckerberg, yang kekayaannya tergerus sekitar USD 24 miliar. Kekhawatiran akan perang dagang dan resesi, yang dipicu rencana kebijakan tarif Trump, ikut memicu gejolak di pasar.
Artikel Terkait
Pemerintah Klaim Fondasi Ekonomi Kuat Hadapi Gejolak Timur Tengah
Kemenag Siapkan 117 Titik Pantau Hilal untuk Penetapan Idulfitri 1447 H
Gelandang Persija Kritik Kondisi Lapangan JIS Usai Raih Dua Hasil Imbang
Inspirasi Ucapan Idul Fitri 2026 Jelang Perayaan 21 Maret