Gus Yahya Tegaskan Posisinya Sebagai Ketum PBNU yang Sah

- Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:25 WIB
Gus Yahya Tegaskan Posisinya Sebagai Ketum PBNU yang Sah

Namun begitu, di balik ketegasan hukum itu, Gus Yahya rupanya lebih memilih jalan damai. Dia menyebut tetap mengedepankan islah atau rekonsiliasi. Tujuannya jelas, menjaga martabat dan keutuhan jam’iyyah NU. Sikap ini, katanya, sejalan dengan nasihat para kiai sepuh yang disampaikan dalam beberapa pertemuan di pesantren, seperti di Ploso, Kediri dan Tebuireng, Jombang.

Lewat pernyataan sikapnya, dia mengimbau seluruh pengurus dan warga Nahdliyin untuk tetap tenang. Jangan sampai persatuan terkoyak. Dia juga meminta agar sementara waktu instruksi yang mengatasnamakan penjabat ketum PBNU tidak diindahkan dulu. Ini untuk mencegah kebingunan yang lebih luas di tubuh organisasi.

Tak lupa, pesan juga disampaikan kepada pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Gus Yahya mengingatkan agar tidak gegabah menindaklanjuti kebijakan dari pihak yang dianggapnya tidak berwenang. Resikonya bisa berujung pada persoalan hukum yang runyam.

Pernyataan sikap yang ditutup dengan doa itu berharap dinamika ini bisa diselesaikan dengan cara yang bermartabat. NU harus tetap menjadi rumah besar bagi persatuan umat, bukan medan pertikaian.


Halaman:

Komentar