Nurnberg baru saja menjadi saksi sebuah terobosan penting. Indonesia dan Jerman, dalam sebuah pertemuan penting awal bulan ini, berhasil merajut sejumlah kesepakatan baru soal penempatan tenaga kerja. Fokusnya jelas: mempercepat dan memperlancar pengiriman tenaga kesehatan Indonesia ke negara tersebut.
Menurut keterangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, pertemuan ke-4 Joint Committee Meeting (JCM) Program Triple Win itu benar-benar menegaskan komitmen kedua negara.
"Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama strategis dalam mendukung kebutuhan tenaga kesehatan di Jerman sekaligus membuka peluang karier internasional bagi tenaga kerja Indonesia,"
Begitu penjelasan dari KBRI, seperti dikutip Rabu lalu. Intinya, kedua pihak punya kepentingan yang sejalan. Jerman butuh tenaga, sementara Indonesia punya SDM yang siap bersaing secara global.
Nah, dalam forum itu, pembahasan berjalan cukup mendetail. Delegasi dari kedua sisi duduk bersama membicarakan langkah-langkah konkret. Mereka ingin meningkatkan kualitas program dari hulu ke hilir. Mulai dari menyempurnakan mekanisme rekrutmen, pelatihan bahasa dan budaya yang lebih tepat sasaran, hingga sistem pendampingan bagi para perawat dan tenaga kesehatan kita setelah tiba di Jerman. Semua dirancang agar prosesnya lebih cepat dan hasilnya lebih berkelanjutan.
Yang menarik, kerja sama ini ternyata tak berhenti di sektor kesehatan saja. Momentum pertemuan dimanfaatkan untuk memperluas kolaborasi.
Artikel Terkait
Gaza Berduka: 37 Nyawa Melayang dalam Serangan Udara yang Mengguncang
Kemnaker Tegaskan: Belum Ada Keputusan BSU Cair Lagi di 2026
Prabowo Gebrak Himbara, Direksi Bank BUMN Bakal Diganti Total
Motif Cinta Buta, Bocah Bekasi Jadi Alat Paksaan untuk Rujuk