“(Infrastruktur) Itu segera harus kita hubungkan kembali. Kenapa? Karena hanya dengan itu kita bisa dorong logistik. Karena kalau tidak (diperbaiki), masyarakat bisa kelaparan karena benar-benar tidak lagi ada supply (makanan) yang cukup,”
Upayanya sudah berjalan. Pemerintah bahkan mengirimkan ekskavator dan alat berat lain lewat udara dan laut. Tujuannya sederhana: membuka akses secepat mungkin, meski dengan solusi sementara. Untuk jangka panjang, rencananya adalah membangun infrastruktur yang lebih kokoh dan tahan bencana. Tentu itu butuh waktu lebih lama dan koordinasi yang solid.
Nah, soal koordinasi ini juga ditekankan AHY. Ia mengaku telah mulai menjalin komunikasi intens dengan berbagai kementerian, lembaga, dan tentu saja para kepala daerah di lokasi bencana.
“Saya juga mulai berkomunikasi antar K/L (Kementerian/Lembaga), tapi juga dengan para kepala daerah. Ini saya rasa penting untuk kita kawal bersama-sama, termasuk juga infrastruktur listriknya, penerangan, komunikasi. Ini semua harus terhubung kembali,”
Jadi, pekerjaan rumahnya masih banyak. Dari perbaikan jalan darurat hingga pemulihan jaringan listrik dan komunikasi. Semuanya harus bergerak serentak. Kunjungan siang ini, tampaknya, adalah bagian dari upaya memastikan semua bergerak sesuai harapan.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Siapkan WFH untuk ASN Guna Hemat BBM Antisipasi Dampak Konflik Global
Jalur Padang-Bukittinggi Siap 24 Jam untuk Mudik Lebaran 2026
Kapolri Tegaskan Persatuan Kunci Hadapi Tantangan di Safari Ramadan Riau
Imsak Jakarta 04.32 WIB, Azan Subuh 04.42 WIB Hari Ini