Korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor di tiga provinsi Sumatera kembali bertambah. Data terbaru dari BNPB, hingga Sabtu (6/12/2025), mencatat penambahan 47 orang, sehingga total korban meninggal mencapai 914 jiwa. Angka yang sungguh memilukan.
Abdul Muhari, sang Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyampaikan kabar ini dalam sebuah konferensi pers virtual. Suaranya terdengar berat.
"Bertambah 47 jiwa dari posisi kemarin di 867 jiwa. Jumlah korban meninggal secara total 914 jiwa," ungkapnya.
Aam, begitu ia biasa disapa, lalu membeberkan rincian sebaran duka itu. Provinsi Aceh masih mencatatkan angka tertinggi, dengan 359 korban meninggal naik 14 jiwa dari data sebelumnya.
"Kemudian Sumatera Utara 329 jiwa dan Sumatera Barat 226 jiwa," kata Aam, menyebutkan dua provinsi lainnya yang juga porak-poranda.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi