Jakarta Siapkan Anggaran Lanjutkan Proyek Tanggul Raksasa di Pesisir Utara

- Jumat, 05 Desember 2025 | 02:30 WIB
Jakarta Siapkan Anggaran Lanjutkan Proyek Tanggul Raksasa di Pesisir Utara

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini mengonfirmasi bahwa proyek tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall bakal dilanjutkan. Rencananya, anggaran untuk melanjutkan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) itu sudah disiapkan untuk tahun 2026. Ada tiga titik utama yang akan dikerjakan di pesisir utara Ibu Kota.

“Di tahun 2026 ini, kami sudah menganggarkan untuk melanjutkan NCICD untuk Pluit sepanjang 530 meter, Muara Angke 350 meter, Kali Lencong 750 meter,”

Ucap Pramono saat berbincang dengan para wartawan di Balai Kota Jakarta, Kamis lalu (4/12/2025).

Menurutnya, Pemprov DKI punya target panjang tanggul yang harus diselesaikan: 28,2 kilometer. Sayangnya, realisasi hingga kini baru mencapai 11,8 km. Artinya, masih ada sisa pekerjaan yang cukup panjang, sekitar 19 kilometer, yang belum tersentuh. “Kami segera memulai dan juga tentunya menunggu arahan dari pemerintah pusat,” tambahnya. Jadi, meski anggaran daerah sudah disiapkan, lampu hijau dari pusat tetap dinanti.

Kalau melihat ke belakang, sepanjang 2025 ini pun ada beberapa progres yang patut dicatat. Di kawasan Ancol, misalnya, sudah dibangun tanggul sepanjang 1,2 kilometer. Lalu, ada juga Baywalk Pluit yang baru rampung 400 meter dari total rencana 600 meter.

“Kawasan Ancol sepanjang 1,2 km, tanggul mitigasi wilayah Muara Angke, kebetulan saya sendiri yang waktu itu ke lapangan memulai yaitu 1,1 km, Baywalk Pluit dari 600 m yang sudah selesai 400 m,”

Jelas Pramono, menyisipkan pengalaman pribadinya turun ke lokasi.

Nah, proyek raksasa ini bukan tanpa alasan. Intinya, ini adalah upaya mitigasi untuk menghadapi banjir rob yang kerap melanda Jakarta. Apalagi, puncak banjir rob diprediksi terjadi pada tanggal 5 Desember. “Mulai dari kemarin (banjir rob), hari ini dan besok tanggal 5 puncaknya adalah tanggal 5 dan setelah itu akan mengalami penurunan,” paparnya. Jadi, pembangunan tanggul ini adalah salah satu jawaban jangka panjang untuk masalah yang datang berulang setiap tahun itu.

Langkahnya sudah direncanakan, dananya mulai dianggarkan. Tinggal eksekusinya di lapangan yang akan membuktikan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar