Pencarian MH370 Bergulir Lagi, Janji Baru di Samudera Hindia

- Rabu, 03 Desember 2025 | 13:45 WIB
Pencarian MH370 Bergulir Lagi, Janji Baru di Samudera Hindia

Sudah lebih dari sepuluh tahun berlalu, namun misteri Malaysia Airlines MH370 masih menggantung. Kali ini, ada secercah harapan baru. Kementerian Perhubungan Malaysia secara resmi mengumumkan bahwa upaya pencarian akan dilanjutkan kembali. Operasi ini direncanakan mulai bergulir pada akhir Desember 2025 mendatang.

Menurut kabar yang beredar, perusahaan eksplorasi maritim Ocean Infinity akan memimpin misi ini. Mereka akan menyisir area di Samudera Hindia yang dianggap paling memungkinkan untuk menemukan jejak pesawat. Yang menarik, Malaysia baru akan membayar Ocean Infinity jika mereka berhasil menemukan sesuatu. Perusahaan yang berbasis di Inggris dan AS ini bukan pemain baru; mereka juga pernah memimpin pencarian pada 2018, meski waktu itu belum membuahkan hasil.

Pesawat Boeing 777 itu lenyap begitu saja dari radar pada 8 Maret 2014. Saat itu, MH370 sedang dalam penerbangan rutin dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Kehilangannya menjadi salah satu teka-teki terbesar yang pernah dihadapi dunia penerbangan modern.

Di dalamnya, ada 239 nyawa. Sebagian besar penumpang, sekitar dua pertiganya, merupakan warga negara China. Sisanya adalah campuran warga Malaysia, Indonesia, Australia, ditambah beberapa penumpang dari India, Amerika Serikat, Belanda, dan Prancis.

Operasi pencarian sebelumnya boleh dibilang yang terbesar sepanjang sejarah. Malaysia dan sejumlah negara mitra mengerahkan segala upaya. Tapi, hasilnya nihil. Pesawat itu seolah-olah menguap ditelan samudera.

"Pencarian laut dalam untuk menemukan puing-puing pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang akan dilanjutkan pada 30 Desember 2025,"

Demikian pernyataan resmi dari kementerian. Pengumuman ini seperti membuka kembali luka lama, tapi juga memberi angin segar bagi keluarga korban yang masih menanti kejelasan. Mereka belum menyerah. Dan tampaknya, Malaysia juga belum.

Kini, semua mata tertuju pada Desember nanti. Akankah Ocean Infinity berhasil mengungkap apa yang terjadi satu dekade silam? Waktu yang akan menjawab.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar