Angka-angka yang baru saja dirilis pemerintah Korea Selatan benar-benar mencengangkan. Pada November 2025 lalu, nilai ekspor negara itu melesat hingga USD61,04 miliar. Kalau dirupiahkan, angkanya fantastis: sekitar Rp1.020 triliun.
Menurut laporan Asia Today, ini bukan kenaikan biasa. Nilai itu adalah rekor tertinggi yang pernah dicatat Korea Selatan untuk bulan November. Sungguh pencapaian yang luar biasa.
Momentumnya sendiri sudah berlangsung cukup lama. Faktanya, ekspor Korsel telah tumbuh positif selama enam bulan berturut-turut. Apa penyokongnya? Dua sektor andalan, semikonduktor dan otomotif, terus menunjukkan performa gemilang dan menjadi tulang punggung kenaikan ini.
Data resmi dari Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi punya rinciannya. Dibandingkan November tahun sebelumnya, ekspor naik signifikan sebesar 8,4 persen. Sementara itu, sisi impor hanya naik tipis 1,2 persen ke angka USD51,3 miliar.
Dengan selisih yang cukup lebar itu, wajar saja kalau Korsel mencatat surplus perdagangan yang menggembirakan. Angkanya mencapai USD9,73 miliar hanya untuk bulan November saja.
Kalau dilihat dari kaca mata yang lebih luas, kinerjanya juga tak kalah impresif. Dari Januari hingga November 2025, ekspor kumulatif mereka sudah menembus USD640,2 miliar. Lagi-lagi, ini adalah rekor baru untuk periode yang sama.
Ada satu indikator lain yang juga memecahkan rekor: rata-rata ekspor harian. Angka ini dianggap lebih akurat karena memperhitungkan jumlah hari kerja. Nah, nilainya melonjak 13,3 persen menjadi USD2,71 miliar per hari. Sebuah capaian yang membuktikan betapa kuatnya denyut nadi perdagangan Negeri Ginseng saat ini.
Artikel Terkait
Prajurit Prancis UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan Usai Serangan April Lalu
Prabowo dan Albanese Sepakati Ekspor Pupuk Urea 250.000 Ton ke Australia
Kejagung Gelar Lelong Mobil Mewah Hasil Sitaan Korupsi di BPA Fair 2026
Satgas Polres Tangsel Amankan 10 Tersangka dan 22 Motor dalam Operasi Pemberantasan Curanmor