Korban jiwa dalam kebakaran maut di kompleks apartemen Wang Fuk, Hong Kong, terus bertambah. Angka terbaru yang dirilis menunjukkan 146 orang telah meninggal dunia. Sungguh tragedi yang memilukan.
Menurut laporan dari The Guardian, petugas masih terus menemukan jenazah di antara puing-puing gedung yang hangus terbakar. Insiden pekan lalu itu disebut-sebut sebagai salah satu kebakaran paling parah yang pernah melanda kota itu.
Di antara ratusan korban, terdapat sembilan warga negara Indonesia yang turut menjadi korban. Mayoritas dari mereka diketahui adalah pekerja migran.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi adanya penambahan korban dari Indonesia.
"Jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah dua orang dan korban luka-luka bertambah satu orang," jelas Kemlu dalam sebuah pernyataan.
"Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi sembilan orang dan korban luka-luka menjadi tiga orang."
Suasana duka masih sangat terasa di lokasi kejadian. Sepanjang akhir pekan, banyak warga yang berduka datang untuk meletakkan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir. Mereka berbaris, hening, mengenang para korban.
Sayangnya, kabar buruk mungkin belum berakhir. Jumlah korban tewas dikhawatirkan masih akan bertambah, mengingat puluhan orang lainnya dilaporkan masih hilang hingga saat ini. Pencarian dan evakuasi tentu saja masih terus dilakukan.
Artikel Terkait
Indonesia di Pot Terendah Undian Piala Asia 2027, Berpeluang Kembali Hadapi Jepang dan Irak
Pelatih Timnas U-17 Instruksikan Pemain Tak Berpuas Diri Usai Kalahkan China, Fokus Hadapi Qatar
Mahfud MD: Polri Harus Tinggalkan Budaya Militeristik Menuju Polisi Sipil yang Humanis
Polisi Buka Posko DVI di RSUD Lubuklinggau untuk Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Musi Rawas Utara