Guru SD Sopir Online Tewas Dicekik Usai Dihianati Segelas Kopi

- Rabu, 26 November 2025 | 21:32 WIB
Guru SD Sopir Online Tewas Dicekik Usai Dihianati Segelas Kopi
Kasus Pembunuhan Guru SD di Brebes

Dia seorang guru SD yang juga menyetir taksi online untuk menopang hidup. Tapi nasib malang menimpanya. Kusyanto tewas dibunuh dengan keji, mayatnya ditemukan terbuang di sebuah hutan jati di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes. Polisi telah menangkap pelakunya, seorang pemuda bernama M Anggi Setiawan.

Menurut Wakapolres Brebes, Kompol Purbo Adjar Waskito, pembunuhan ini bukanlah tindakan spontan. Pelaku diduga sudah menyiapkan rencana matang, lengkap dengan cairan khusus untuk melumpuhkan korbannya.

Semuanya berawal ketika Anggi memesan tumpangan online Kusyanto dari Kaligayam menuju Jenggawur, Kabupaten Tegal.

"Sampai di lokasi tujuan, tersangka meminta perjalanan dilanjutkan secara offline menuju Brebes," jelas Purbo.

Di tengah perjalanan, Anggi meminta berhenti di sebuah minimarket. Dia bilang mau membelikan kopi untuk Kusyanto. Tapi niatnya jahat. Kopi itu dia campur dengan cairan tak dikenal. Korban pun mulai lemas, tapi ternyata tidak juga pingsan.

Karena korban tak kunjung tak sadar, pelaku kemudian mengambil tindakan lebih kejam. Dengan handuk, dia mencekik leher Kusyanto hingga tewas. Mayatnya lalu dia buang begitu saja di hutan.

"Korban dibuang di hutan jati Songgom Minggu malam. Kebetulan saat malam ada warga setempat yang melihat mobil itu keluar masuk hutan," ujarnya.

Purbo menambahkan, setelah membunuh, Anggi mengaku menjual mobil korbannya seharga Rp 20 juta. Uang hasil kejahatan itu dia pakai untuk bersenang-senang.

"Mobil digadai Rp 20 juta kepada seseorang di sebuah karaoke. Uangnya untuk bersenang-senang, sisanya jadi barang bukti Rp 3,9 juta," tuturnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar