Dia seorang guru SD yang juga menyetir taksi online untuk menopang hidup. Tapi nasib malang menimpanya. Kusyanto tewas dibunuh dengan keji, mayatnya ditemukan terbuang di sebuah hutan jati di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes. Polisi telah menangkap pelakunya, seorang pemuda bernama M Anggi Setiawan.
Menurut Wakapolres Brebes, Kompol Purbo Adjar Waskito, pembunuhan ini bukanlah tindakan spontan. Pelaku diduga sudah menyiapkan rencana matang, lengkap dengan cairan khusus untuk melumpuhkan korbannya.
Semuanya berawal ketika Anggi memesan tumpangan online Kusyanto dari Kaligayam menuju Jenggawur, Kabupaten Tegal.
"Sampai di lokasi tujuan, tersangka meminta perjalanan dilanjutkan secara offline menuju Brebes," jelas Purbo.
Di tengah perjalanan, Anggi meminta berhenti di sebuah minimarket. Dia bilang mau membelikan kopi untuk Kusyanto. Tapi niatnya jahat. Kopi itu dia campur dengan cairan tak dikenal. Korban pun mulai lemas, tapi ternyata tidak juga pingsan.
Karena korban tak kunjung tak sadar, pelaku kemudian mengambil tindakan lebih kejam. Dengan handuk, dia mencekik leher Kusyanto hingga tewas. Mayatnya lalu dia buang begitu saja di hutan.
"Korban dibuang di hutan jati Songgom Minggu malam. Kebetulan saat malam ada warga setempat yang melihat mobil itu keluar masuk hutan," ujarnya.
Purbo menambahkan, setelah membunuh, Anggi mengaku menjual mobil korbannya seharga Rp 20 juta. Uang hasil kejahatan itu dia pakai untuk bersenang-senang.
"Mobil digadai Rp 20 juta kepada seseorang di sebuah karaoke. Uangnya untuk bersenang-senang, sisanya jadi barang bukti Rp 3,9 juta," tuturnya.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, 95 Persen Warga Ingin Digelar Permanen
Pemerintah Minta Publik Bersabar Tunggu Pengumuman Skema Baru Bagi Hasil Tambang
Iran Peringatkan Negara Arab agar Tak Izinkan AS Gunakan Wilayah Mereka untuk Serang Iran
Wamen Haji Instruksikan Petugas Siaga Penuh Sambut Jemaah Gelombang Kedua di Madinah