Menurut Jokowi, langkah ini punya alasan strategis yang kuat. Indonesia harus menyiapkan infrastruktur dan regulasi terlebih dahulu. Bayangkan saja, tanpa konektivitas yang memadai, roda ekonomi bakal tersendat. Transformasi digital pun hanya akan jadi wacana.
Di sisi lain, dia juga menyinggung soal pentingnya regulasi yang tepat. Dengan aturan yang mendukung, ekosistem yang terbangun bisa tumbuh lebih cepat dan kuat. Pada akhirnya, inovasi, teknologi, dan semangat kewirausahaan bisa saling mengisi dan mendorong kemajuan.
Tak lupa, Jokowi menyelipkan kebanggaan terhadap capaian sistem pembayaran QRIS. Sekarang, sistem itu bisa dipakai oleh siapa saja, dari perusahaan raksasa sampai pedagang kecil di warung. Ini bukan sekadar teknologi, tapi bukti nyata bahwa ekosistem digital Indonesia sudah mulai berkembang. Dan itu semua berawal dari fondasi yang kokoh.
Artikel Terkait
Kemacetan dan Infrastruktur yang Tersendat Ancam Pesona Bali di Mata Wisatawan
Benteng Pendem Ambarawa: Kisah yang Kini Bisa Disambung Kembali
Setelah 29 Tahun, Kisah Cinta Ridwan Kamil dan Atalia Berakhir di Pengadilan Agama
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran