Upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem mendapat terobosan baru. Kali ini, Kementerian Koperasi bersama sejumlah kementerian lain mempercepat langkah dengan mengajak para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) bergabung menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih. Harapannya jelas: kehidupan mereka bisa berangsur membaik dan lepas dari jerat kemiskinan.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan, koperasi desa bukan sekadar wadah bisnis. Peran sosialnya juga kuat.
"Sinergi antar kementerian ini mutlak diperlukan," ujarnya. Tujuannya, menekan angka kemiskinan nasional dengan cepat dan tepat sasaran.
Ferry menyampaikan hal itu dalam acara Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih Dengan Program Keluarga Harapan, yang digelar di Kopdes Merah Putih Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Selasa (24/2).
"Dengan tambahan anggota dari penerima PKH, partisipasi masyarakat makin besar," kata Ferry. Menurutnya, mereka nantinya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari lewat koperasi, mulai dari bahan pokok hingga barang bersubsidi pemerintah.
Ia juga berharap Kopdes Ranjeng dikelola dengan serius. Apalagi, bangunan fisiknya sudah dinyatakan selesai dan layak operasi. Semakin banyak anggota, potensi tumbuh koperasi pun makin terbuka lebar.
"Kopdes ini akan menjadi instrumen pemutar uang di desa Ranjeng," ucapnya penuh keyakinan. "Jadi penggerak ekonomi lokal, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan secara nasional."
Secara nasional, ribuan Kopdes Merah Putih sudah dipastikan selesai pembangunan gerai, gudang, dan prasarananya. Khusus di Kabupaten Serang, ada 8 unit yang pembangunannya rampung 100 persen.
Kolaborasi lintas kementerian ini seolah menjadi penegas. Pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto punya komitmen kuat mewujudkan amanat UUD 45, khususnya pasal 33, melalui koperasi desa.
Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, turut menekankan pentingnya kerja sama ini. Ia menjadikan Desa Ranjeng sebagai contoh nyata sinergi yang berhasil.
Artikel Terkait
Normalisasi Sungai Cirarab Ditargetkan Rampung Akhir Maret 2026
Vonis Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun Dijadwalkan Kamis Depan
Program Makan Bergizi di Serang Berlanjut, Siswa Terima Paket Bahan Makanan untuk Buka Puasa
Dua Belas Tokoh Elite Daftar sebagai Amicus Curiae Dukung Enam Terdakwa Korupsi Minyak