JAKARTA - Penyidikan kasus dugaan korupsi Google Cloud oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah mencapai tahap final. Bahkan, proses gelar perkara di tingkat pimpinan lembaga antirasuah itu pun telah dilaksanakan.
"Kalau soal Google Cloud, progresnya gimana? Jadi perkara ini sudah tuntas, bahkan sudah kami ekspos di tingkat pimpinan," jelas Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, saat dikonfirmasi pada Kamis (20/11/2025).
Menariknya, nama-nama yang bakal dijerat sebagai tersangka dalam kasus Google Cloud ini tak jauh beda dengan tersangka korupsi pengadaan laptop Chromebook yang sedang ditangani Kejagung. Nadiem Makarim, yang kala itu masih menjabat sebagai Mendikbudristek, termasuk salah satu yang disebut.
"Mayoritas tersangkanya sama dengan kasus Chromebook. Ada NM (Nadiem), lalu ada staf khususnya yang namanya belum bisa disebut... JT. Memang ada sedikit perbedaan, tapi secara garis besar sama," tambah Asep.
Meski penyelidikan sudah rampung, KPK justru memutuskan untuk tidak meneruskan perkara ini. Alih-alih menanganinya sendiri, lembaga ini akan melimpahkan seluruh berkas ke Kejaksaan Agung. Alasannya, kasus Google Cloud dinilai punya keterkaitan erat dengan skandal pengadaan Chromebook yang sedang ditangani Kejagung.
"Nanti kami limpahkan saja. Yang diserahkan tentu seluruh dokumen yang kami kumpulkan selama penyelidikan, termasuk beberapa dokumen tambahan yang secara sukarela diberikan pihak lain kepada penyidik," paparnya.
Sebelumnya, KPK memang mencium indikasi praktik korupsi di lingkungan Kemendikbudristek. Kasus Google Cloud ini sendiri merupakan bagian dari proyek pengadaan Chromebook yang sedang disorot.
"Untuk Chromebook dan yang lain masih dalam penyelidikan. Ada cloud-nya, Google Cloud dan sebagainya, itu semua masih satu paket dengan Chromebook," tandas Asep Guntur Rahayu yang juga menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK.
Artikel Terkait
Wamenaker Sebut Akses Pendidikan dan Pelatihan Tak Merata Jadi Hambatan Utama Pemuda Masuk Dunia Kerja
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Bantu Iran Kuasai Selat Hormuz
Tiga Pelajar di Sragen Diamankan Polisi Usai Siaran Langsung TikTok Berpocong yang Resahkan Warga
Sapi Kabur Saat Hendak Disembelih Iduladha di Bogor, Damkar Turun Tangan Evakuasi