Pendekatan baru ini selaras dengan prinsip Vision Zero, sebuah konsep keselamatan jalan global yang menolak segala bentuk toleransi terhadap korban jiwa. Korlantas juga menerapkan Hierarchy of Road Users yang menempatkan pejalan kaki pada posisi teratas dalam prioritas perlindungan.
"Korlantas Polri bertekad menciptakan ruang jalan yang aman, tertib, dan manusiawi untuk semua pengguna jalan," tegas Agus Suryonugroho.
Seluruh jajaran Polda hingga Polres diperintahkan untuk menjadikan perlindungan pejalan kaki sebagai parameter evaluasi kinerja. Perubahan pendekatan ini diharapkan dapat mengubah perspektif aparat di lapangan dalam menangani interaksi antar pengguna jalan.
Agus menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak lagi diukur dari jumlah tilang atau pelanggar yang ditindak. Indikator baru yang lebih strategis adalah peningkatan kedisiplinan masyarakat dan penurunan angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan pejalan kaki.
Artikel Terkait
Agam Waspada: Longsor Susulan Mengintai Pasca Banjir Bandang
Mulai 2026, Uji Berkala Kendaraan Bakal Pakai Sistem Baru yang Lebih Ketat
Tesla Tersalip BYD, Masa Depan Elon Musk Kini Bergantung pada Robotaxi
Souza Tak Pusing Laga Persija Cuma Tayang Streaming, Fokusnya Penuhi SUGBK